<
Sen. Des 9th, 2019

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Gawat, Wanita Muda Kini Rentan Terkena Serangan Jantung

2 min read

Serangan jantung (Foto: radion.co.nz)

Share this

Studi terbaru menunjukkan kecenderungan mengkhawatirkan dalam insiden serangan jantung dalam beberapa dekade terakhir. Di situ disebutkan bahwa wanita muda lebih rentan terkena serangan jantung. Hasilnya dikutip dalam situs medicalnewstoday.com (13/11/2018).

Dari riset yang dilakukan Dr Sameer Arora, kardiolog pada Fakultas Kedokteran Universitas Carolina Utara, Chapel Hill, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa wanita muda lebih rentan terkena serangan jantung dan menjalani rawat inap daripada pria muda.

Penelitian baru itu dipresentasikan pada pertemuan Sesi Ilmiah Asosiasi Jantung Amerika di Chicago dan kemudian diterbitkan dalam jurnal Circulation. Ini menambah bukti bahwa serangan jantung semakin umum di kalangan wanita muda. Ukuran wanita muda adalah yang berusia di bawah 45 tahun.

Dr Sameer Arora mendapatkan hasil itu setelah bersama timnya memeriksa data pada hampir 29.000 orang berusia 35-74 tahun yang dokter masuk ke rumah sakit untuk infark miokard akut antara tahun 1995 dan 2014.

Para peneliti menemukan bahwa proporsi pasien muda yang dirawat dokter di rumah sakit karena serangan jantung “terus meningkat, dari 27 [persen] pada 1995-1999 menjadi 32 [persen] pada 2010-2014.”

Studi ini juga menemukan bahwa peningkatan ini bahkan lebih besar pada wanita. Yaitu, 21 persen dari pasien yang dirawat di rumah sakit berasal dari wanita muda di awal penelitian, tetapi proporsi ini melonjak menjadi 31 persen pada akhirnya.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa wanita muda kurang mendapatkan perawatan kardiovaskular, seperti obat antiplatelet, beta blocker, angiografi koroner, atau revaskularisasi koroner.

Akhirnya, wanita muda memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi, diabetes, dan penyakit ginjal kronis dibandingkan dengan pria muda.

“Penyakit jantung kadang-kadang dianggap sebagai penyakit orang tua, tetapi lintasan serangan jantung di kalangan anak muda adalah cara yang salah […] Ini sebenarnya terjadi pada wanita muda,” katanya.

“Ini memprihatinkan,” lanjut Arora. “Ini memberitahu kita perlu lebih fokus pada populasi ini.”

Arora menjelaskan mengapa ahli jantung dan profesi perawatan kesehatan lainnya harus lebih memperhatikan kesehatan kardiovaskular wanita.

“Secara tradisional, penyakit arteri koroner dilihat sebagai penyakit pria, jadi wanita yang datang ke unit gawat darurat dengan nyeri dada mungkin tidak terlihat berisiko tinggi,” imbuhnya.

“Selain itu, presentasi serangan jantung berbeda pada pria dan wanita. Wanita lebih cenderung hadir dengan gejala atipikal dibandingkan dengan pria, dan serangan jantung mereka lebih mungkin untuk dilewatkan.”

Prof. Dr. Ileana L. Piña, seorang ahli jantung dan epidemiologi di Montefiore Medical Center di New York City, Amerika Serikat juga menimpali temuan tersebut.

Penyakit kardiovaskular mencakup berbagai jenis kondisi yang mempengaruhi jantung atau pembuluh darah, termasuk penyakit jantung koroner, stroke, cacat jantung kongenital, dan penyakit arteri perifer menyebabkan sekitar 1 dari 3 kematian di Amerika Serikat.

Selain itu juga, penyakit kardiovaskular menyumbang hampir 836.546 kematian setiap tahun di negeri Paman Sam.

Berita Terkait

Media Sosial Saya

© 2019 - Sitemap
error: Maaf Jangan Dicopy ya:)s protected !!
%d blogger menyukai ini: