<
21 Oktober 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Tanaman Bawang Bisa Cegah Kanker Kolorektal

2 min read
Bawang Bisa Cegah Kanker Kolorektal

Bawang Bisa Cegah Kanker Kolorektal (Foto: pribadi)

Selain memberikan rasa pada masakan dan makanan, daun bawang, bawang merah dan bawang putih ternyata memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Selain mengendalikan tekanan darah, kedua tanaman itu juga dapat mencegah datangnya kanker.

Ini karena bawang merah dan bawang putih mengandung senyawa aktif allium yang termasuk dalam senyawa flavanoid dan organosulfur.

Adalah para ilmuwan dari First Hospital of China Medical University, Cina yang membuktikannya. Sayuran seperti bawang bisa mencegah orang terkena kanker kolorektal.

Kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker yang terus menanjak jumlah kasusnya pada pria dan wanita. Hasil studinya dipublikasikan dalam the Asia-Pacific Journal of Clinical Oncology, dan dilasnir oleh situs medicalnewstoday.com (24/2/2019).

Para peneliti mengetahui faktor-faktor risiko diet tertentu, seperti mengonsumsi daging merah atau olahan tingkat tinggi berisiko tinggi terkena kanker kolorektal Namun, mereka kurang tahu tentang makanan yang mungkin melindungi dari kanker usus.

Para ilmuwan lalu menyelidiki apakah sayuran allium dapat mengurangi risiko kanker usus. Meskipun beberapa telah mengidentifikasi efek yang signifikan, yang lain telah menemukan interaksi yang kecil atau tidak sama sekali.

Para peneliti merancang studi yang akan lebih setia menangkap dampak sayuran allium pada risiko kanker kolorektal. Untuk menyelidiki, mereka mencocokkan 833 orang dengan kanker kolorektal dengan 833 peserta kontrol tanpa itu, yang memiliki usia dan jenis kelamin yang sama dan yang tinggal di lokasi yang sama.

Setiap peserta diwawancarai, dan kebiasaan diet mereka direkam menggunakan kuesioner frekuensi makanan yang divalidasi. Para peneliti menemukan bahwaada hubungan yang signifikan antara tingkat sayuran allium yang dikonsumsi individu dan risiko kanker kolorektal.

Mereka yang mengonsumsi sayuran yang kaya allium memiliki risiko 79 persen lebih rendah daripada mereka yang sedikit mengonsumsi sayuran sedkit allium.

“Perlu dicatat bahwa dalam penelitian kami tampaknya ada tren: semakin besar jumlah sayuran allium, semakin baik perlindungannya,” ujar ketua tim peneliti Dr. Zhi Li.

%d blogger menyukai ini: