<
Kam. Nov 21st, 2019

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Meski LDL Rendah, Wanita Tetap Berisiko Kena Stroke

3 min read
Studi baru menunjukkan bahwa wanita perlu hati-hati dengan kadar kolesterolnya. Jika terlalu rendah LDLnya bukan berarti sehat, tapi bisa terkena stroke.
Wanita berLDL rendah berisiko kena stroke

Wanita berLDL rendah berisiko kena stroke (Foto:quardriciser.com)

Share this

Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang memiliki kadar LDL (low density lipoprotein) rendah belum tentu aman dari risiko penyakit kardiovaskular. Studi tersebut mengatakan wanita yang memiliki LDL rendah justru berisiko tinggi terkena stroke perdarahan. Nah loh?

Menurut pedoman terbaru dari American College of Cardiology dan American Heart Association, kadar kolesterol jahat (LDL) seseorang harus tetap di bawah 100 miligram per desiliter (mg/dl) untuk menjaga kesehatan.

Itu karena, pada umumnya menganggap LDL sebagai kolesterol “jahat”. LDL membawa kolesterol ke sel-sel yang perlu memanfaatkannya, tetapi jika kadarnya terlalu tinggi, ia dapat menempel pada arteri, yang mengarah ke segala macam masalah kardiovaskular.

Baca Juga: Orang Kelebihan Zat Besi Berpotensi Terkena Stroke.

Namun, riset terbaru peneliti dari Rumah Sakit Brigham dan Wanita dan Harvard Medical School di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, telah menemukan bahwa wanita dengan kadar LDL di bawah 100 mg/dl sebenarnya lebih berisiko terkena stroke hemoragik (pendarahan).

Jenis stroke ini, meskipun lebih jarang daripada stroke iskemik, lebih sulit diobati dan karenanya lebih berbahaya bagi orang yang mengalaminya.

Baca Juga: Ibu Perlu Menyusui Agar Terhindar Kena Stroke.

“Strategi untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, seperti memodifikasi diet atau mengonsumsi statin, banyak digunakan untuk mencegah penyakit kardiovaskular,” kata ketua tim peneliti Pamela Rist, dari Brigham and Women’s Hospital, seperti dilansir situs medicalnewstoday.com (13/4/2019).

Dalam studi tersebut, para peneliti melihat data 27.937 wanita berusia 45 tahun ke atas yang mengambil bagian dalam Studi Kesehatan Wanita. Data termasuk pengukuran kolesterol LDL masing-masing peserta, kolesterol high-density lipoprotein (HDL), dan kadar trigliserida pada awal penelitian.

Baca Juga: Wanita Mana Yang Paling Gampang Terkena Stroke

Rist dan tim melihat data ini dan rekam medis peserta selama rata-rata pemantauan selama 19 tahun.

Mereka menemukan bahwa dalam kurun waktu itu , 137 wanita telah mengalami stroke pendarahan. Mereka mencatat bahwa sembilan (atau 0,8 persen) dari 1.069 wanita dengan kadar LDL 70 mg / dl atau lebih rendah mengalami jenis kejadian kardiovaskular ini, sedangkan itu mempengaruhi 40 (atau 0,4 persen) dari 10.067 wanita dengan kadar kolesterol LDL 100- 130 mg / dl.

Setelah disesuaikan dengan faktor pembaur, para peneliti menyimpulkan bahwa wanita dengan kadar kolesterol LDL terendah lebih dari dua kali (2,2 kali) lebih mungkin mengalami stroke pendarahan dibandingkan mereka yang memiliki kadar kolesterol LDL tinggi.

Mereka mengidentifikasi hubungan serupa dalam kaitannya dengan kadar trigliserida: 34 (atau 0,6 persen) dari 5.714 wanita dengan tingkat trigliserida terendah mengalami stroke pendarahan, sedangkan peristiwa ini terjadi pada 29 (0,4 persen) dari 7.989 wanita dengan tertinggi. kadar trigliserida.

Sekali lagi, setelah disesuaikan dengan faktor-faktor risiko potensial lainnya, tim menyimpulkan bahwa wanita dengan kadar trigliserida terendah memiliki risiko stroke perdarahan yang dua kali lebih tinggi daripada wanita dengan kadar trigliserida tertinggi.

Pada saat yang sama, para peneliti tidak menemukan perbedaan mengenai kadar kolesterol total dan kolesterol HDL.

“Wanita dengan kolesterol LDL yang sangat rendah atau trigliserida rendah harus dipantau oleh dokter mereka untuk faktor risiko stroke lain yang dapat dimodifikasi, seperti tekanan darah tinggi dan merokok, untuk mengurangi risiko stroke hemoragik,” saran Rist.

“Juga, penelitian tambahan diperlukan untuk menentukan bagaimana menurunkan risiko stroke hemoragik pada wanita dengan LDL yang sangat rendah dan trigliserida rendah,” tambahnya.

Para peneliti juga mengakui bahwa studi mereka telah menghadapi beberapa keterbatasan, termasuk fakta bahwa mereka hanya memiliki akses ke pengukuran kadar kolesterol dan trigliserida pada awal dan bahwa mereka tidak memiliki kesempatan untuk menyelidiki apakah faktor-faktor yang berhubungan dengan menopause berperan dalam beberapa faktor. perempuan meningkatkan risiko stroke.

Berita Terkait

Media Sosial Saya

© 2019 - Sitemap
%d blogger menyukai ini: