<
27 September 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Ini Alasannya Mengapa Wanita Gampang Depresi

2 min read
Para peneliti Amerika Serikat, memindai otak dari 115 partisipan dan menemukan bahwa peradangan di anhedonia di otak bisa sebabkan depresi pada wanita.
remaja main medsos

remaja bermain medsos (Foto: soft.net)

Selama ini banyak orang sudah sudah mengetahui bahwa wanita lebih rentan terkena depresi daripada lawan jenis. Tapi sejauh ini belum banyak orang yang mengetahui mengapa hal itu bisa terjadi.

Nah para peneliti Universitas California, Amerika Serikat, telah memindai otak dari 115 partisipan dan menemukan bahwa peradangan di otak yang berfungsi menyebabkan hilangnya kesenangan (anhedonia) terdapat pada wanita tetapi tidak pada pria. Hasil studinya dilansir di medicalnewstoday.com (22/5/2019).

Anhedonia adalah salah satu ciri utama dari gangguan depresi mayor. Anhedonia menggambarkan ketidakmampuan untuk memperoleh kesenangan atau kesenangan dari aktivitas yang dulu terasa menyenangkan.

Pada tingkat neurologis, anhedonia hadir sebagai aktivitas yang berkurang di area pemrosesan otak, yaitu di ventral striatum.

Penelitian baru menyoroti bagaimana perbedaan jenis kelamin dalam depresi memanifestasikan diri di otak. Secara khusus, para ilmuwan menunjukkan bagaimana peradangan memengaruhi respons otak terhadap sanjungan secara berbeda antara pria dan wanita.

Secara total, studi ini melibatkan 115 peserta, 69 di antaranya adalah perempuan. Para peneliti secara acak menugaskan peserta untuk kelompok kontrol / plasebo atau kelompok endotoksin dosis rendah.

Profesor Naomi Eisenberger, Ph.D., peneliti pada Universitas California, Amerika serikat, dan koleganya, memberikan dosis rendah endotoksin – untuk memicu peradangan – untuk pria dan wanita yang bebas dari depresi. Langkah serupa juga dilakukan dengan menggunakan plasebo.

Dua jam setelah intervensi, yang merupakan puncak reaksi peradangan terhadap toksin, para peserta diminta untuk menyelesaikan tugas yang ada imbalan uangnya. Pada saat mengerjakan tugas, otak mereka dipindai oleh MRI functional.

Hasilnya, endotoksin mengurangi aktivitas ventral striatum yang memproses hadiah. Namun, para peneliti memperhatikan bahwa efek ini berbeda menurut jenis kelamin.

“Secara khusus,” lapor Prof. Eisenberger dan rekannya, “pada peserta wanita, endotoksin (vs plasebo) menyebabkan penurunan aktivitas [ventral striatum] untuk mengantisipasi hadiah, tetapi efek ini tidak ada pada peserta pria.”

Berita Terkait

%d blogger menyukai ini: