<
30 September 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Infeksi Kulit Bisa Terjadi Akibat Tubuh Kelebihan Zat Besi

2 min read
Studi global yang menyelidiki peran zat besi dalam berbagai kondisi kesehatan telah menemukan bahwa kelebihan zat besi juga dapat menyebabkan risiko infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri yang lebih tinggi.

Studi global yang menyelidiki peran zat besi dalam berbagai kondisi kesehatan telah menemukan bahwa kelebihan zat besi juga dapat menyebabkan risiko infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri yang lebih tinggi.

Zat besi adalah mineral penting. Semua sel manusia mengandung zat besi, tetapi sekitar 70% darinya terjadi dalam sel darah merah.

Zat besi berperan penting dalam memproduksi hemoglobin. Ini adalah protein kompleks yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Dalam situs medicalnewstoday.com (30/6/2019), zat besi membantu menghilangkan kelelahan, mendukung sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kekuatan otot, dan mencegah anemia.

Anemia adalah kondisi di mana sel-sel darah sehat tidak cukup untuk memasok tubuh dengan jumlah oksigen yang memadai.

Namun demikian kelebihan zat besi dalam tubuh juga mengundang risiko. Para peneliti telah melakukan penelitian untuk mengungkap dampak dari tingkat zat besi rendah dan tinggi.

Mereka menganalisis peran zat besi dalam berbagai kondisi kesehatan, menggunakan data genetik dan klinis dari sekitar 500.000 orang di UK Biobank. Temuan ini sekarang muncul di jurnal PLOS Medicine.

“Kami menggunakan metode statistik, yang disebut pengacakan Mendel, yang menggunakan data genetik untuk lebih baik memperkirakan efek kausal status zat besi pada 900 penyakit dan kondisi,” kata Dr. Beben Benyamin, ahli genetikadan peneliti pada University of South Australia (UniSA) di Adelaide, Australia.

“Melalui ini, kami menemukan hubungan antara kelebihan zat besi dan penurunan risiko kolesterol tinggi,” sambungnya.

Efek positif dari zat besi didokumentasikan dengan baik. Satu studi baru-baru ini – dipimpin oleh UniSA bekerja sama dengan Imperial College London di Inggris dan Universitas Ioannina di Yunani – menemukan bahwa kadar zat besi yang tinggi memang melindungi terhadap anemia dan mencegah kolesterol tinggi.

“Ini bisa menjadi signifikan mengingat bahwa peningkatan kolesterol adalah faktor utama dalam penyakit jantung dan stroke, yang menyebabkan sekitar 2,6 juta kematian setiap tahun menurut [WHO],” kata Benyamin.

Studi global ini adalah yang pertama menggunakan data populasi skala besar untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan antara kadar zat besi yang tinggi dan infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri. Belum dijelaskan apa kaitan zat besi berlebih dengan tingginya bakteri yang dapat menginfeksi kulit.

Wakil ketua tim peneliti, Dipender Gill, dari Imperial College London, menambahkan bahwa penelitian global ini mampu “secara cepat dan efisien menentukan efek status zat besi yang meningkat secara genetik pada ratusan hasil yang relevan secara klinis menggunakan data yang telah ditangkap.”

%d blogger menyukai ini: