<
Ming. Des 8th, 2019

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Testosteron Bisa Bikin Gairah Seksual Wanita Menopause Meningkat

2 min read
testosteron memiliki efek positif yang mendalam pada fungsi seksual dan kesejahteraan pada wanita pascamenopause.
Lansia Minum Alkohol

Lansia Minum Alkohol (Foto: theconversation.com)

Share this

Sebuah tinjauan luas terhadap 36 percobaan menunjukkan bahwa testosteron memiliki efek positif yang mendalam pada fungsi seksual dan kesejahteraan pada wanita pascamenopause.

Ulasan ini, diterbitkan dalam The Lancet Diabetes & Endocrinology, dan dikutip oleh situs medicalnewstoday.com (4/8/2019).

Ke-36 studi itu sudah mengkutsertakan uji coba terkontrol secara acak dari pengobatan testosteron yang telah berlangsung selama setidaknya 12 minggu.

Secara total, tim peneliti menganalisis 46 laporan dari 36 percobaan yang secara kolektif melibatkan 8.480 peserta.

Para penulis ulasan tersebut menemukan bahwa kesehatan seksual wanita pascamenopause dapat sangat diuntungkan dari perawatan testosteron.

Ujicoba dilakukan antara 1990 dan 2018, dan masing-masing membandingkan pengobatan testosteron dengan plasebo atau pengobatan hormon alternatif, seperti estrogen, progestogen, atau keduanya.

Para penulis melihat bagaimana perawatan mempengaruhi fungsi seksual, serta sejumlah penanda kesehatan fisik lainnya, termasuk kesehatan kardiovaskular, kognitif, dan muskuloskeletal. Selain itu, mereka melihat bagaimana pengobatan testosteron memengaruhi suasana hati, kepadatan payudara, profil lipid, dan pertumbuhan rambut berlebih.

Para penulis mencatat bahwa ada manfaat yang konsisten untuk fungsi seksual para peserta, yang melampaui peningkatan jumlah pertemuan seksual yang memuaskan.

Mereka juga mengamati bahwa peserta telah meningkatkan libido dan meningkatkan orgasme saat mengambil pengobatan, serta meningkatkan citra diri. Selain itu, para peserta melaporkan lebih sedikit masalah seksual dan lebih sedikit tekanan terkait seks.

“Efek menguntungkan bagi wanita pascamenopause yang ditunjukkan dalam penelitian kami melampaui sekadar meningkatkan jumlah kali berhubungan seks sebulan,” kata penulis studi senior Prof. Susan Davis, dari Monash University, di Melbourne, Australia.

Media Sosial Saya

© 2019 - Sitemap
error: Maaf Jangan Dicopy ya:)s protected !!
%d blogger menyukai ini: