<
Sen. Sep 23rd, 2019

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Studi IARC: Ada Kaitan Minuman Ringan Dengan Kematian

2 min read
Sebuah studi baru yang dilakukan para peneliti IARC meneliti hubungan antara total, konsumsi minuman ringan yang dimaniskan dengan gula dan buatan serta kematian total dan penyebab spesifik berikutnya.
Gula pada minuman ringan bisa pacu kanker kolorektal

Gula pada minuman ringan bisa pacu kanker kolorektal (Foto: myfox.com)

Share this

Sebuah studi baru yang dikoordinasikan oleh para peneliti dari Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) meneliti hubungan antara total, konsumsi minuman ringan yang dimaniskan dengan gula buatan dengan kematian total dan penyebab spesifik berikutnya.

Studi yang dikutip situs sciencedaily.com (5/9/2019), ini termasuk data dari lebih dari 450.000 orang dalam kohort Investigasi Eropa ke dalam Kanker dan Nutrisi (EPIC), dengan periode tindak lanjut rata-rata lebih dari 16 tahun. 

Dibandingkan dengan peserta yang minum kurang dari satu gelas minuman ringan yang dimaniskan dengan gula atau buatan per bulan, peserta yang minum dua gelas atau lebih dari minuman ini per hari memiliki risiko lebih tinggi untuk semua penyebab kematian.

Selain itu, konsumsi dua gelas atau lebih minuman ringan manis buatan per hari ditemukan berhubungan positif dengan kematian akibat penyakit peredaran darah, dan konsumsi satu atau lebih gelas minuman ringan manis per hari ditemukan berhubungan positif dengan kematian akibat penyakit pencernaan.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) adalah bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia. Misinya adalah untuk mengoordinasikan dan melakukan penelitian tentang penyebab kanker manusia dan mekanisme karsinogenesis, dan untuk mengembangkan strategi ilmiah untuk pengendalian kanker. Badan ini terlibat dalam penelitian epidemiologi dan laboratorium dan menyebarkan informasi ilmiah melalui publikasi, pertemuan, kursus, dan beasiswa.

Berita Terkait

Media Sosial Saya

© 2019 - Sitemap
%d blogger menyukai ini: