<
27 September 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Mengapa Minum Kopi Menyehatkan? Ini Jawabannya

2 min read
Riset terbaru Shawn Gurwara, juga dari Baylor College of Medicine, AS, menunjukkan bahwa peminum kopi berat memiliki komposisi bakteri baik yang lebih banyak dalam usus mereka.
Minum Kopi Cegah Diabetes

Minum Kopi Cegah Diabetes

Riset terbaru yang digarap Shawn Gurwara, juga dari Baylor College of Medicine, Houston, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa peminum kopi berat memiliki komposisi bakteri baik yang lebih banyak dalam usus mereka.

Itu terbukti setelah Gurwara dan koleganya meneliti mekanisme di balik efek kopi dengan melihat hubungan antara kopi dan kesehatan mikrobiota usus. Hasil studinya dikutip oleh situs medicalnewstoday.com (30/10/2019).

Untuk melakukannya, para ilmuwan meminta 34 peserta untuk menjalani pemeriksaan kolonoskopi dan endoskopi untuk memastikan kesehatan usus mereka.

Para peneliti melakukan 97 “biopsi mukosa kolon snap-beku” dari berbagai segmen dari individu-individu relawan tadi. Kemudian hasil biopsi itu diekstrasi DNA mikroba, dan melakukan analisis sekuensing rRNA 16-an.

Para peserta kemudian diminta menjawab kuesioner frekuensi makanan yang dikelola sendiri untuk mengevaluasi asupan kopi harian. Tim membagi asupan kopi menjadi konsumsi kopi tinggi – yaitu, setidaknya 82,9 miligram (mg) per hari – dan konsumsi kopi rendah, yaitu kurang dari 82,9 mg setiap hari.

Walhasil, konsumen kopi berkafein tinggi memiliki tingkat tinggi dari genera bakteri Faecalibacterium dan Roseburia , tetapi rendah tingkat Erysipelatoclostridium – sebuah “berpotensi membahayakan” genus bakteri.

Tim peneliti menemukan asosiasi ini terlepas dari usia peserta atau kualitas diet mereka.

Meskipun merupakan bagian dari usus sehat yang normal, kadar Erysipelatoclostridium ramosum ( E. ramosum ) yang berlebihan mungkin berbahaya.

Penelitian sebelumnya pada manusia telah mengaitkan E. ramosum dengan sindrom metabolik, dan penelitian pada hewan menemukan hubungan dengan “peningkatan glukosa usus kecil dan transporter lemak,” yang meningkatkan obesitas yang disebabkan oleh diet.

Selain itu, para peneliti dari penelitian ini menemukan tingkat bakteri lain yang lebih tinggi “biasanya terdeteksi dalam mikrobioma usus” pada konsumen kopi tinggi. 

Bakteri ini termasuk Odoribacter, Dialister, Fusicatenibactor, Alistipes, Blautia , dan berbagai strain Lachnospiraceae.

Hasil studi tersebut menambah daftar manfaat kesehatan dari minum kopi. Sebelumnya,  minum secangkir dapat melawan lemak tidak sehat, mengurangi peradangan yang terkait dengan obesitas, atau bahkan melindungi otak hingga usia lanjut.

Sementara itu, minum setidaknya tiga cangkir kopi setiap hari dapat menjaga pembuluh darah arteri tetap sehat dan lentur dengan mencegah penumpukan kalsium dan mencegah risiko penyumbatan.

Kopi juga bisa membantu melawan diabetes dengan meningkatkan kontrol gula darah dan dapat menjaga jantung tetap sehat.

%d blogger menyukai ini: