<
24 September 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Pil KB Baru Ini Cukup Diminum Sekali Sebulan

2 min read
Pil KB Generasi Baru

Pil KB Generasi Baru

Minum pil sebulan sekali lebih nyaman daripada meminum pil sekali sehari. Penelitian baru yang dilakukan periset Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat (AS) memperkenalkan pil bulanan dan mengujinya pada babi.

Para peneliti memperkirakan bahwa, dengan penggunaan tipikal, 9% wanita di AS yang menggunakan pil KB menjadi hamil setiap tahun.

Seseorang perlu minum kontrasepsi oral setiap hari, dan lebih disukai pada waktu yang sama, agar obat itu efektif.

Konsistensi ini bisa sulit dipertahankan, dan mungkin membuat bentuk KB ini kurang menarik.

Sekarang, sebuah studi yang muncul dalam Jurnal Science Translational Medicine menghadirkan alternatif baru: pil KB yang hanya perlu diminum sebulan sekali. Tulisan itu juga dikutip oleh situs medicalnewstoday.com (15/12/2019).

Pil bulanan yang baru melepaskan levonorgestrel obat kontrasepsi umum secara bertahap selama 4 minggu, jelas para peneliti.

Kehamilan yang tidak diinginkan dapat menjadi pengalaman yang mengubah hidup bagi siapa pun.

Di negara berkembang, seperti di tempat lain, itu dapat mencegah seorang wanita mendukung dirinya sendiri dan keluarganya dan dari mengejar peluang pendidikan.
Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, 214 juta wanita sumber terpercaya dari usia reproduksi yang ingin mencegah kehamilan tidak menggunakan metode kontrasepsi modern.

Beberapa percaya bahwa bagian dari masalah adalah ketidaknyamanan kontrasepsi oral harian. Para penulis studi baru ini berharap pil bulanan akan terbukti lebih menarik.

Penulis utama Ameya Kirtane, Ph.D., dari The Koch Institute for Integrative Cancer Research di MIT, di Cambridge, AS mengatakan bahwa dengan menghadirkan versi bulanan obat kontrasepsi dapat memiliki dampak yang luar biasa pada kesehatan global.

“Dampak yang dapat diberikan oleh kontrasepsi oral terhadap kesehatan manusia dan kesetaraan gender tidak dapat dilebih-lebihkan,” ujarnya. (sgh)

%d blogger menyukai ini: