<
28 September 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Jangan Lakukan Anal Seks, Berbahaya Bagi Kesehatan*

2 min read
Kasus perkosaan Seynard Sinaga meninggalkan kesan buruk terhadap korban. Selain akan menyebabkan guncangan psikis, juga berisiko terkena berbagai penyakit.
Bahaya Anal Seks Bagi Kesehatan

Bahaya Anal Seks Bagi Kesehatan

Kasus Reynard Sinaga yang terjerat kasus pemerkosaan terhadap puluhan pria di Manchester, Inggris, menguras perhatian banyak orang. Apalagi perilaku yang dilakukan terpidana seumur hidup itu sangat aneh. Mereka melakukannya dengan anal seks alias sodomi terhadap korban.

Korban sodomi secara paksa selain akan menyebabkan guncangan psikis, kondisi fisik juga akan berisiko terjadinya berbagai penyakit. Saya coba menguraikan sedikit apa dampak anal seks pada saluran cerna bawah seseorang.

Anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk menerima masuknya benda asing dari luar. Anus berperan sebagai tempat lewatnya feses atau kotoran, sehingga jelas bahwa anus bisa menjadi sumber infeksi.

Selain itu karena anus atau dubur tidak siap untuk menerima masuknya benda dari luar maka jika masuknya benda tersebut dilakukan secara dipaksa dan tanpa diberikan lubricant (pelumas) maka akan menyebabkan dinding anus dan bagian poros usus (rektum) rentan untuk luka.

Kondisi luka tersebut akan memudahkan tertularnya berbagai infeksi dari partner yang melakukan seks anal. Risiko terjadi luka akan bertambah banyak jika proses anal seks dilakukan secara dipaksa.

Berbagai penyakit infeksi karena hubungan seksual (sexually transmitted disease/STD) mudah ditularkan melalui hubungan anal seks ini. Berbagai penyakit STD tersebut antara lain: HIV, Herpes simpleks, hepatitis B, hepatitis C dan human papiloma virus (HPV) .

Keuali itu, infeksi bakteri yang bisa terjadi antara lain gonore, klamidia, syphilis dan shigelosis. Pasien dengan infeksi bakteri ini bisa saja mengalami diare yang berdarah dan berlendir, mengalami luka-luka terinfeksi bahkan timbul bisul dan radang di seputar bubur dan poros usus (rektum).

Timbul nyeri dan nyeri bertambah saat buang air besar. Akibat yang paling berbahaya dari anal seks ini adalah terjadi kanker anus.

Resiko terjadi kanker sama pada semua jenis kelamin, baik laki-laki maupun perempuan. Risiko terjadinya kanker anus lebih tinggi pada orang dibawah umur 30 tahun.

Sejauh ini saya beberapa kali mendapat kasus kanker anus berumur dibawah 30 tahun dan berhubungan dengan riwayat anal seks. Umumnya mereka melakukan anal seks dari partnernya.

Dari beberapa literatur yang saya baca kebiasaan anal seks dilakukan biasanya terinpirasi setelah menonton film porno. Oleh karena itu dengan kemudahan mendapatkan film porno melalui internet kebiasaan anal seks ini akan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Akhirnya anal seks baik dilakukan secara terpaksa atau maupun suka sama suka merupakan tindakan seksual berisiko tinggi untuk terjadinya berbagai infeksi baik virus maupun bakteri dan perlukaan pada anus dan organ sekitarnya termasuk kanker anus.

*Prof Ari F Syam
Akademisi dan Praktisi klinis

Berita Terkait

%d blogger menyukai ini: