<
30 September 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Sepulang Dari Cina, Karyawan Swasta Dibawa ke RS, Kenapa?

2 min read
Sepulang dari Cina, karyawan swasta menderita demam dan dilarikan ke rumah sakit. Diduga terkena virus Corona jenis baru.Virus ini sudah ditemukan di banyak negara.
Virus Corona yang bikin heboh

AriesKelanaCom – Kamis (23/1) Gedung BRI II yang terletak di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, dibuat gembar. Para karyawan tidak bisa bergerak leluasa.

Sebagian dari mereka diminta menggunakan masker. Sehingga menimbulkan pertanyaan apa yang terjadi di gedung yang terletak berdampingan dengan Jembatan Semanggi.

Setelah ditelisik, ternyata ada seorang karyawan dari Huawei yang baru tiba dari Cina menderita demam. Huawei Tech Investment menempati satu ruangan di Gedung BRI II.

Maklum, belakangan ini Cina dilanda wabah penyakit gangguan pernapasan yang disebabkan infeksi virus Corona.

Sampai kemarin, sebanyak 25 orang meninggal dunia dan 830 warga lainnya dilarikan ke rumah sakit. Mereka diduga terkena virus mematikan tersebut. Wuhan merupakan wilayah terjangkit terbesar di negeri Tirai Bambu itu.

Sejumlah negara memberikan warning terhadap warganya dan melakukan pemeriksaan deteksi panas kepada wisatawan yang baru tiba dari Cina.

Mengenai kejadian di BRI II, pihak Huawei membenarkan ada karyawannya yang menderita demam. Menurut pernyataan pers dari PT Huawei Tech Investment, karyawan tersebut langsung dibawa ke rumah sakit.

“Saat ini, kami belum dapat menyatakan apakah karyawan tersebut terjangkit Virus Corona atau tidak hingga kami menerima konfirmasi dari pihak rumah sakit selaku otoritas dalam bidang kesehatan. Begitu kami menerima konfirmasi, kami akan menginformasikan kembali,” ujar pihak Huawei.

Sementara itu, Hari Purnomo, Corporate Secretary Bank BRI, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkordinasi dengan pihak terkait. “Pekerja Huawei telah dilarikan ke rumah sakit terdekat,” tutur Hari dalam rilisnya.

“Karyawan itu mendapatkan penanganan medis dan dari hasil diagnosa rumah sakit, dinyatakan bahwa pekerja tersebut terserang radang tenggorokan,” sambung Hari.

Selain Cina, ada beberapa negara yang dilaporkan ditemukan kasus serupa, seperti Korea Selatan (1 kasus), Thailand (3 kasus), Singapura (1 kasus), Jepang (1 kasus), Amerika Serikat (1 kasus), Taiwan (1 kasus), dan Vietnam (2 kasus).

%d blogger menyukai ini: