<
28 September 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Ditemukan Dua Antibiotik Yang Bisa Cegah Resistensi

2 min read
Ada dua antibiotik baru: corbomycin dan complestatin. Bekerja menghalangi fungsi dinding sel bakteri. Berasal dari keluarga antibiotik diproduksi bakteri tanah.
Manfaat vitamin K

Manfaat vitamin K

AriesKelanaCom – Resistensi antibiotik merupakan masalah yang serius di kalangan dunia kesehatan. Para dokter, ahli farmasi, dan masyarakat berusaha untuk mencegah terjadinya resistensi ini. Namun tak semuanya membuahkan hasil baik.

Tapi harapan baru muncul, setelah ditemukan dua kelompok antibiotik baru: corbomycin dan complestatin. Dua kelompok anti kuman bekerja dengan menghalangi fungsi dinding sel bakteri. Bakteri ini berasal dari keluarga antibiotik yang disebut glikopeptida yang diproduksi oleh bakteri tanah.

Seperti dilansir situs Science Daily (12/2), para peneliti sudah mengujicoba pada tikus. Hasilnya, jantibiotik baru ini dapat memblokir infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Bakteri itu dikenal resistan terhadap obat yang merupakan kelompok bakteri yang dapat menyebabkan banyak infeksi serius.

“Bakteri memiliki dinding di sekitar luar sel mereka yang memberi mereka bentuk dan merupakan sumber kekuatan,” kata ketua tim peneliti Beth Culp, seorang kandidat PhD dalam biokimia dan ilmu biomedis di Universitas McMaster, London, Inggris. Hasil studinya dimuat dalam Jurnal Nature.

Culp menjelaskan bahwa antibiotik seperti penicillin membunuh bakteri dengan cara mencegah pembangunan dinding.

“Tetapi antibiotik yang kami temukan benar-benar bekerja dengan melakukan yang sebaliknya – mereka mencegah dinding dari kerusakan. Ini penting bagi sel untuk membelah diri,” sambung Culp.

“Agar sel dapat tumbuh, sel itu harus membelah dan mengembang. Jika kamu benar-benar memblokir kerusakan dinding, itu seperti terperangkap di penjara, dan tidak bisa mengembang atau tumbuh.”

“Kami berhipotesis bahwa jika gen yang membuat antibiotik ini berbeda, mungkin cara mereka membunuh bakteri juga berbeda,” kata Culp.

Culp mengatakan, pendekatan ini dapat diterapkan pada antibiotik lain dan membantu kami menemukan yang baru dengan mekanisme aksi berbeda.

“Kami menemukan satu antibiotik yang sama sekali baru dalam penelitian ini, tetapi sejak itu, kami telah menemukan beberapa antibiotik lain dalam keluarga yang sama yang memiliki mekanisme baru yang sama ini,” pungkasnya.

%d blogger menyukai ini: