<
30 September 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Luar Biasa, Kanker Bisa Dibunuh Dengan Virus Ini

2 min read
Para peneliti Inggris, telah mengidentifikasi peptida, atau fragmen protein, yang diambil dari virus penyakit kaki dan mulut untuk membunuh kanker pankreas.

Foto: nouvelles.umontreal.ca

AriesKelanaCom – Upaya untuk mengatasi kanker terus dilakukan. Berbagai cara terus dicoba pula, salah satunya dengan menggunakan virus.

Nah para peneliti di Queen Mary University, London, Inggris, telah mengidentifikasi peptida, atau fragmen protein, yang diambil dari virus penyakit kaki dan mulut yang menargetkan protein lain.

Peptida yang disebut ΑvΒ6 (alpha-v-beta-6) itu ditemukan pada tingkat tinggi di permukaan sebagian besar sel kanker pankreas.

Dalam studi itu, mereka menggandeng Spirogen (sekarang bagian dari AstraZeneca) dan ADC Therapeutics.

Seperti dikutip situs Scitech Daily (12/2), tim periset elah menggunakan peptida untuk membawa obat yang sangat kuat, yang disebut tesirine, ke sel-sel kanker pankreas. Dalam ujicoba itu, tikus dengan tumor kanker pankreas diterapi dengan kombinasi obat dan peptida. Hasilnya, tumor ganas tersebut benar-benar terbunuh.

Peneliti utama Profesor John Marshall, dari Cancer Research UK Barts Centre, menjelaskan, virus penyakit kaki dan mulut menggunakan ΑvΒ6 sebagai rute untuk menginfeksi ternak, karena virus mengikat protein ini pada lidah sapi.

“Dengan menguji potongan-potongan protein dalam virus yang melekat pada ΒvΒ6, kami telah mengembangkan rute untuk mengantarkan obat khusus untuk kanker pankreas.,” ujar Marshall.

Penelitian kami sebelumnya telah menunjukkan bahwa 84 persen pasien kanker pankreas memiliki tingkat tinggi ΒvΒ6 pada kanker mereka. ”

Tim melakukan tes kombinasi peptida / tesirine di kedua sel di laboratorium dan pada tikus. Mereka menggunakan sel kanker manusia yang identik secara genetis, beberapa memiliki thatvΑ6 di permukaannya dan beberapa yang tidak memiliki ΑvΒ6.

Kedua jenis sel terpapar peptida dan kombinasi obat. Sel-sel dengan ΒvΒ6 paling terpengaruh, sedangkan ΑvΒ6 sel-sel yang negatif membutuhkan dosis obat yang jauh lebih tinggi agar sel-sel tersebut dapat dibunuh.

Tes pada tikus memberikan hasil yang paling mengesankan. Tikus yang memiliki tumor positif -6 diberikan dosis kecil kombinasi obat peptida tiga kali seminggu, dan ini menghentikan pertumbuhan tumor sepenuhnya.

Tetapi ketika dosis ditingkatkan dan diberikan hanya dua kali seminggu, semua tumor pada tikus yang positif positif benar-benar dibunuh.

“Hasil yang sangat menarik ini, yang merupakan hasil dari pengujian laboratorium selama bertahun-tahun, menawarkan cara yang sama sekali baru untuk mengobati kanker pankreas.” ujar Marshall.

%d blogger menyukai ini: