<
4 Desember 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Gawat, COVID-19 Bisa Merusak Otot Jantung

2 min read

Foto: medicalnewstoday.com

AriesKelanaCom – Selama ini virus Corona, penyebab penyakit COVID-19, dikaitkan dengan pneumonia, radang paru. Sebagian besar kasus memang nampak pada gejala sesak napas dan jika dipindai dengan sinar X, ada kelainan pada organ paru.

Namun bukan berarti, Corona hanya menyerang paru-paru. Banyak korban meninggal dunia juga punya riwayat diabetes dan jantung. Namun dari keduanya gangguan jantung lebih banyak yang jadi sasaran.

Sebab banyak virus influenza dan virus yang mengganggu paru-paru, juga mempengaruhi kesehatan kardiovaskular atau memperparah penyakit jantungnya. Sebuah studi yang dilasir situs Medical News Today (11/4/2020) menunjukkan bahwa banyak sekali yang mengaitkannya.

“Sebagian besar epidemi influenza, lebih banyak pasien meninggal karena penyebab kardiovaskular daripada penyebab pneumonia-influenza,” ujar Tim Newman yang menulis artikel di situs tersebut.

Karena itu, orang dengan kesehatan jantung yang buruk lebih mungkin mengalami gejala COVID-bahwa 19 yang lebih buruk pula. Misalnya, dalam sebuah penelitian yang melibatkan 44.672 orang dengan COVID-19 di Cina, 4,2% memiliki penyakit kardiovaskular.

Orang-orang ini menyumbang 22,7% dari semua kasus kefatalan suatu penyakit.

Dalam konteks ini, tingkat fatalitas kasus menggambarkan proporsi orang dengan COVID-19 yang meninggal dalam kelompok orang tertentu. Sebagai perbandingan, tingkat fatalitas kasus untuk penderita diabetes adalah 7,3%, dan bagi mereka dengan kondisi pernapasan kronis, itu adalah 6,3%.

Sebuah studi yang lebih kecil, juga di China, termasuk 99 orang dengan COVID-19. Para periset menemukan bahwa 40% dari penderita tersebut memiliki penyakit kardiovaskular atau serebrovaskular.

Myocardium adalah jaringan otot jantung. Miokarditis adalah peradangan jaringan ini, dan dapat menyebabkan irama jantung yang cepat atau tidak normal.

Menurut penulis ulasan, ada beberapa bukti bahwa SARS-CoV-2 dapat menyebabkan miokarditis.

Mereka menjelaskan bahwa laporan otopsi menunjukkan bahwa sel-sel inflamasi mononuklear interstitial menyerang miokardium – ini adalah ciri khas peradangan.

Studi kasus lain mendokumentasikan individu yang menderita miokarditis bersama COVID-19. Ini, mungkin, tidak sepenuhnya mengejutkan. Seperti yang dijelaskan oleh penulis dari satu studi kasus, “Infeksi virus telah secara luas dideskripsikan sebagai salah satu penyebab paling umum dari miokarditis.”

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)s protected !!
%d blogger menyukai ini: