<
25 Juli 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Di Awal Tahun Ini Penjualan Kalbe Naik

1 min read
kalbe Farma

Kalbe Farma

AriesKelanaCom – Pada saat pandemi COVID-19, sejumlah perusahaan, termasuk perusahaan besar, melaporkan kerugian hingga miliaran rupiah. Bahkan tak sedikit dari mereka minta bantuan dari pemerintah dan sejumlah bank agar memberikan pinjaman.

Namun tidak demikian halnya dengan industri farmasi. Kebutuhan akan obat-obatan terus meningkat yang berdampak pada melonjaknya angka penjualan.

Itu pula yang terjadi pada PT Kalbe Farma Tbk. Di tengah merebaknya virus Corona, perusahaan publik yang berkantor pusat di bilangan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, justru meraup penjualan bersih Rp 5,8 triliun selama kuartal pertama 2020.

Angka tersebut merupakan kenaikan signifikan karena pada periode yang sama tahun lalu, perusahaan berkode KLBF juga mempunyai penjualan bersih Rp 5,37 triliun. Artinya penjualan Kalbe tumbuh 8,1%.

Penjualan sebesar itu, seperti dilansir Obat Digital, sebagian besar didapat dari sektor distribusi dan logistik sebesar Rp 1,8 triliun. Lalu disusul nutrisi Rp 1,6 triliun dan obat resep sebesar Rp 1,4 triliun.

Dari ketiga sektor tersebut, persentase kenaikan terbesar didapat dari sektor distribusi dan logistik. Ada pun sumbangan yang terkecil justru dari produk kesehatan yang cuma sebesar Rp 996,19 miliar.

Dengan kenaikan penjualan bersih itu tentu saja menyumbang laba kotor perusahaan. Laba kotor Kalbe menjadi Rp 2,62 triliun dari sebelumnya Rp 2,5 triliun. Meski begitu beban pokoknya pun ikut meningkat menjadi Rp 3,18 triliun.

%d blogger menyukai ini: