<
2 Maret 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Pasien COVID-19 Yang Selenium Tinggi Cepat Sembuh

2 min read
Menurut studi terbaru yang dilakukan pada pasien COVID-19 di Cina, ditemukan banyak pasien COVID-19 lebih cepat sembuhnya bila memiliki kadar selenium yang tinggi.

AriesKelanaCom – Selenium banyak terdapat pada ikan. Karena itu, jangan jarang aapalagi hindari makanan dari ikan-ikan. Menurut studi terbaru yang dilakukan pada pasien COVID-19 di Cina, ditemukan banyak pasien COVID-19 lebih cepat sembuhnya bila memiliki kadar selenium yang tinggi.

Cina mempunyai catatan warganya memiliki selenium terendah di dunia. Padahal selenium sudah terbukti berkaitan dengan penyakit, seperti HIV/AIDS, dan beberapa penyakit lain.

Maka, tim peneliti internasional, yang dipimpin oleh Profesor Margaret Rayman di University Surrey, Inggris, mengidentifikasi hubungan antara tingkat penyembuhan COVID-19 dan status selenium regional di Cina.

“Kami bertanya-tanya apakah COVID-19 di Cina mungkin dapat dikaitkan dengan sabuk kekurangan selenium yang berjalan dari timur laut ke barat daya negara,” kata Rayman seperti dikutip Obat Digital (6/5/2020).

Rayman meneliti data dari provinsi dan kota dengan lebih dari 200 kasus dan kota dengan lebih dari 40 kasus. Para peneliti menemukan bahwa daerah dengan tingkat selenium tinggi lebih mungkin untuk pulih dari virus.

Misalnya, di kota Enshi di Provinsi Hubei, yang memiliki asupan selenium tertinggi di Cina, tingkat penyembuhan (persentase pasien COVID-19 yang dinyatakan ‘sembuh’) hampir tiga kali lebih tinggi daripada rata-rata untuk semua kota lain di Provinsi Hubei.

Sebaliknya, di Provinsi Heilongjiang, di mana asupan selenium adalah yang terendah di dunia, tingkat kematian akibat COVID-19 hampir lima kali lebih tinggi dari rata-rata semua provinsi lain di luar Hubei.

Menanggapi studi itu, Kate Bennett, seorang ahli statistik medis di University of Surrey, mengatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status selenium dan tingkat penyembuhan COVID-19

“Tapi kami belum dapat bekerja dengan data tingkat individu dan belum dapat memperhitungkan faktor-faktor lain yang mungkin seperti sebagai usia dan penyakit yang mendasarinya,” ujarnya.

Artinya, untuk terbebas dari virus, kadar selenium dalam tubuh sebaiknya lebih tinggi.

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)