<
3 Maret 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Ilmuwan Inggris Kembangkan Cara Obati Kanker

2 min read
Para ilmuwan Inggris telah menemukan cara mengubah obat yang sebelumnya dikembangkan untuk mengobati autoimun menjadi anti kanker yang kuat

Foto: nouvelles.umontreal.ca

AriesKelanaCom – Para ilmuwan dari Kelompok Antibodi dan Vaksin di University of Southampton, Inggris, mengklaim telah menemukan cara mengubah obat antibodi yang sebelumnya dikembangkan untuk mengobati autoimun menjadi antibodi dengan aktivitas anti kanker yang kuat.

Periset itu melaporkan hasil temuannya pada jurnal Cancer Cell, yang dikutip oleh Obat Digital. Mereka memfokuskan pada molekul CD40. CD40 adalah molekul yang terdapat pada permukaan sel kekebalan tubuh dan mengendalikan autoimun dan kanker.

Dalam kaitannya dengan autoimun, CD40 dianggap terlalu terstimulasi, meningkatkan kemungkinan sistem kekebalan menyerang jaringan sehat; sedangkan pada kanker.

CD40 diyakini kurang stimulasi, memungkinkan sel-sel tumor untuk menghindari sistem kekebalan tubuh. Penargetan CD40 dengan obat antibodi sedang berlangsung dalam intervensi terapeutik untuk kedua penyakit.

Para peneliti yang dipimpin oleh Profesor Mark Cragg dan Martin Glennie mengungkapkan bahwa antibodi CD40 antagonis dapat diubah menjadi agonis dengan hanya memodifikasi domain antibodi yang “konstan”.

“Trik” agonis yang berubah menjadi antagonis diperlihatkan untuk tiga antagonis yang berbeda, didorong oleh bagian engsel dari domain konstan yang mengendalikan fleksibilitas antibodi. Salah satu dari antibodi ini terbukti sebagai antagonis “super” yang dapat merangsang sistem kekebalan dan menyembuhkan kanker secara lebih efektif dalam model praklinis daripada antibodi penargetan CD40 terbaik yang saat ini dalam uji klinis.

“Mampu beralih antara obat autoimun dan obat kanker dengan saklar sederhana benar-benar menarik.” kata Xiaojie Yu, rekan Cragg.

“Kami memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang mekanisme di mana CD40 menjadi diaktifkan, dan dengan penuh semangat menanti untuk menerapkan teknologi ini pada lebih banyak kandidat obat.”

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)