<
6 Maret 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Ini Obat Leukemia Yang Diteliti AstraZeneca

2 min read
AstraZeneca kini tengah melakukan ujicoba pada produk obat leukemia bermerk Calquence yang mengandung senyawa aktif acalabrutinib.
Penderita leukemia

Penderita leukemia

AriesKelanaCom – Leukemia (kanker darah) merupakan salah satu jenis penyakit kanker yang sulit diobati. Namun begitu berbagai upaya terus dilakukan sejumlah perusahaan farmasi untuk membuat obat yang efektif tetapi juga aman bagi penderita.

Salah satunya yang tengah digarap AstraZeneca. Perusahaan asal Inggris ini kini tengah melakukan ujicoba pada produknya bermerka Calquence yang mengandung senyawa aktif acalabrutinib.

Ujicoba sudah dilakukan pada Fase II ACE-CL-001 dan uji coba Fase III ASCEND. Hasilnya menunjukkan bahwa obat tersebut memiliki kemanjuran dalam jangka panjang terhadap penyakit eukemia limfositik kronis (CLL), salah satu jenis leukemia dewasa yang paling umum.

Hasil studi klinik tengah disajikan pada Edisi Virtual dari Kongres Tahunan Asosiasi Hematologi Eropa (EHA) ke-25, 11 hingga 14 Juni 2020.

Seperti dilansir dalam rilisnya (12/6/2020), Dalam uji coba ACE-CL-001, 86% pasien CLL yang diobati dengan Calquence sebagai monoterapi lini pertama tetap menggunakan pengobatan dengan median tindak lanjut lebih dari empat tahun.

Percobaan itu memperlihatkan bahwa tingkat respons keseluruhan 97% dan tingkat respons keseluruhan 100% pada subkelompok pasien dengan karakteristik penyakit berisiko tinggi. Temuan lain juga menunjukkan bahwa tingkat keamanan obat itu diklaim berjangka panjang.

Untuk lebih lengkapnya, silahkan baca Obat Digital.

Sementara itu, dalam analisis akhir studi ASCEND, diperkirakan 82% pasien dengan CLL yang kambuh atau refrakter yang diobati dengan Calquence tetap hidup dan bebas dari bertambah parahnya penyakit pada 18 bulan dibandingkan dengan 48% pasien yang menggunakan rituximab yang dikombinasikan dengan idelalisib atau bendamustine.

Richard R. Furman, Direktur Pusat Penelitian CLL, Weill Cornell Medicine mengatakan bahwa data ini menunjukkan tidak ada masalah keamanan baru untuk acalabrutinib, yang mengkonfirmasi kemampuannya untuk secara aman memberikan manfaat klinis jangka panjang yang bermakna bagi pasien dengan naif pengobatan dan kambuh atau penyakit refrakter.

“Profil keamanan acalabrutinib menjadikan pengobatan untuk pengembangan merupakan pilihan yang penting dan masuk akal bagi pasien,” ujar Furman.

Sementara itu, José Baselga, Wakil Presiden Eksekutif, Oncology R&D AstraZeneca menjelaskan bahwa data jangka panjang ini menegaskan kembali bahwa Calquence memberikan respons yang tahan lama dengan profil keamanan yang baik untuk pasien leukemia limfositik kronis.

“Pasien dengan leukemia limfositik kronis biasanya berusia 70 tahun atau lebih dengan komorbiditas dan sering membutuhkan pengobatan dalam waktu yang lama, membuat profil keamanan dan kemanjuran yang berkelanjutan sangat relevan dengan kualitas hidup mereka,” katanya.

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)