Ini Panduan Membeli Obat dan Makanan Online Di Saat Pandemi COVID-19

Kantor BPOM

AriesKelanaCom – Pandemi COVID-19 menuntut setiap orang beradaptasi dengan kebiasaan baru. Salah satunya berbelanja secara online, tak terkecuali belanja online komoditi obat dan makanan sebagai kebutuhan esensial untuk menjaga kesehatan.

Berkaitan itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), menerbitkan Peraturan Badan POM Nomor 8 Tahun 2020. Isinya tentang Pengawasan Obat dan Makanan yang Diedarkan Secara Daring sebagai upaya penuh perlindungan masyarakat akan akses obat dan makanan yang aman.

Secara garis besar, beberapa hal penting yang diatur dalam Peraturan Badan POM tersebut yakni obat dan makanan yang diedarkan secara daring wajib memiliki izin edar.

Peraturan tersebut juga menyatakan pelarangan peredaran secara daring yaitu obat keras yang termasuk dalam obat-obat tertentu, obat yang mengandung prekursor farmasi, obat untuk disfungsi ereksi, sediaan injeksi selain insulin untuk penggunaan sendiri.

Kemudian juga sediaan implan yang penggunaannya memerlukan bantuan tenaga kesehatan, obat yang termasuk dalam golongan narkotika dan psikotropika, kosmetika sediaan kulit mengandung alpha hidroxy acid (AHA) lebih dari 10%, kosmetik sediaan pemutih gigi mengandung dan/atau melepaskan hydrogen peroxide lebih dari 6%, serta minuman beralkohol. Semua itu dilarang dijual secara online.

Untuk selengkapnya silahkan buka Obat Digital