<
1 Maret 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Ini Kekawatiran Bill Gates Bila ObaT COVID-19 Mahal

2 min read
Dermawan miliarder Bill Gates prihatin dengan harga obat dan vaksin COVID-19 yang akan dipatok oleh sejumlah perusahaan penemu kedua jenis terapi tersebut
Pasien CoVID yang dirawat

Pasien CoVID yang dirawat

ARIESKELANACOM – Dermawan miliarder Bill Gates prihatin dengan harga obat dan vaksin COVID-19 yang akan dipatok oleh sejumlah perusahaan penemu kedua jenis terapi tersebut. Menurutnya, harga yang selangit itu akan membuat pademi virus yang mematikan bakal makin lama karena banyak orang yang tak mampu membelinya.

“Jika kita membiarkan obat-obatan dan vaksin pergi ke penawar tertinggi, alih-alih ke orang-orang dan tempat-tempat yang paling dibutuhkan, kita akan memiliki pandemi yang lebih lama, lebih tidak adil, lebih mematikan,” ujarnya.

Gates, seorang pendiri Microsoft, mengatakan dalam sebuah video yang dirilis pada hari Sabtu selama konferensi COVID-19 virtual yang diselenggarakan oleh International AIDS Society, sebagaimana yang dilansir reuters.com (11/7/2020).

“Kami membutuhkan para pemimpin untuk membuat keputusantentang distribusi berdasarkan ekuitas, bukan hanya pada faktor-faktor yang didorong pasar.”

Ia mengakui bahwa sejumlah ratusan proyek vaksin yang sedang berjalan dan pemerintah di Eropa dan Amerika Serikat telah menginvestasikan miliaran dolar dalam penelitian, uji coba dan manufaktur.

Selengkapnya silahkan baca Obat Digital.

Namun Gates kawatir bahwa investasi oleh sejumlah pemerintah di negara kaya justru dimanfaatkan oleh perusahaan obat dengan menciptakan obat yang mahal. Akibatnya banyak negara miskin yang tak mampu membelinya.

Komisi Eropa dan Organisasi Kesehatan Dunia WHO) telah memperingatkan persaingan tidak sehat dalam perebutan obat. Indikasi itu mulai nampak dari pemerintah Washington telah mengindikasikan mereka akan berusaha memprioritaskan penduduk AS untuk mendapatkan obat dan vaksin COVID-19.

Gates mengatakan upaya yang dimulai dua dekade lalu untuk memerangi krisis HIV / AIDS global, ketika negara-negara bersatu akhirnya membuat obat tersedia di sebagian besar dunia termasuk Afrika, dapat berfungsi sebagai model untuk membuat obat-obatan COVID-19 dapat diakses secara luas.

Sebagai contoh, dia menunjuk Dana Global 2002 yang diciptakan untuk Memerangi AIDS, Tuberkulosis dan Malaria dan Rencana Darurat Presiden AS untuk AIDS Relief yang berbasis di AS untuk mendapatkan obat-obatan kepada orang-orang untuk memerangi beberapa penyakit paling mematikan di dunia sebagai contoh.

“Salah satu pelajaran terbaik dalam memerangi HIV / AIDS adalah pentingnya membangun sistem distribusi global yang besar dan adil ini untuk memberikan obat kepada semua orang,” kata Gates mengambil contoh kasus AIDS.

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)