<
31 Oktober 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Kenapa Dengan Hasil Uji Klinis Obat Kanker Ovarium Tecentriq?

2 min read
Tecentriq gagal mengobati pasien kanker ovariumpada wanita stadium lanjut danbaru didiagnosa. Itu setelah hasil studi klinis fase 3 Imagyn050.
Senyawa pohon cemara bisa basmi kanker

sel kanker (Dok: promocell.com)

ARIESKELANACOM – Kabar buruk datang dari Basel, Swiss. Roche, perusahaan farmasi yang bermarkas di kota ini mengabarkan bahwa Tecentriq gagal mengobati pasien kanker ovarium. Itu setelah hasil studi klinis fase 3 Imagyn050, diperoleh Roche.

Studi itu melibatkan lebih dari 5.000 wanita yang baru didiagnosa, kambuh, dengan dan tanpa penyakit penyerta.

Itu setelah hasil ujicoba pada manusia tahap ketiga menunjukkan bahwa imunoetrapi yang dikombinasikan dengan kemoterapi tak bisa memperpanjang usia si pasien.

Bahkan obat yang yang mengandung senyawa aktif atezolizumab itu juga tak bisa menghambat perkembangan kanker yang menyerang organ reproduksi perempuan.

Seperti dilansir globenewswire.com (13/7/2020), Roche juga mengatakan bahwa obat yang kemudian ditambahkan ke bevacizumab, paclitaxel dan carboplatin juga tak memberikan hasil memuaskan.

Selengkapnya, baca Obat Digital.

Levi Garraway, M.D., Ph.D., Chief Medical Officer Roche dan Kepala Pengembangan Produk Global Roche mengatakan bahwa kanker ovarium atau kanker indung telur menjadi salah satu kanker yang paling agresif dan sulit diobati untuk stadium lanjut.

“Meskipun kami kecewa dengan hasil ini, kami tetap berkomitmen untuk meningkatkan hasil bagi wanita yang hidup dengan penyakit ini dan senang bahwa Avastin tetap menjadi komponen kunci dalam pengobatan kanker ovarium garis depan,” ujar Garraway.

Hasil dari IMagyn050 akan dievaluasi lebih lanjut untuk menginformasikan program pengembangan ginekologi Tecentriq.

Roche memiliki program pengembangan luas untuk Tecentriq, termasuk beberapa studi Tahap III yang sedang berlangsung dan direncanakan di paru-paru, genitourinari, kulit, payudara, gastrointestinal, ginekologi, dan kanker kepala dan leher.

Ini termasuk studi yang mengevaluasi Tecentriq baik sendiri maupun dalam kombinasi dengan obat-obatan lain.

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)s protected !!
%d blogger menyukai ini: