<
20 Oktober 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Ibarat Pohon, Anak Jadi Investasi dan Sedekah

2 min read
Anak ibarat pohon. Jika diberikan air dan tumbuh besar, maka ia akan berbuah memberikan hasil buat yang menanam dan memeliharanya. Begitu pula anak.
Ibu dan anak-anaknya

Ibu dan anak-anaknya

ARIESKELANACOM – Ada yang menarik diskusi anak menyambut Hari Anak Nasional di bulan Juli. Diskusi yang mengkhususkan pada anak usia 3-5 tahun ini menunjukkan pentingnya memberikan yang terbaik untuk anak.

Dalam diskusi itu, dokter Zaenal Abidin mengatakan bahwa anak ibarat sebuah pohon.

Dr. Zaenal mengutip ceramah Almarhum Dr. Nurcholish Madjid (Cak Nur). Ketika itu Cak Nur mengutip Sabda Rasulullah yang menganjurkan para sahabat untuk menanam pohoh kurma.

Menurut Cak Nur, pohon kurma itu adalah tanaman jangka panjang, yang bila kita tanam sekarang, belum tentu kita sendiri dapat menikmati hasilnya.

“Bila saat ini tidak ada yang menanam pohon kurma maka dipastikan bahwa di masa depan tidak akan ada yang dapat menikmati buah kurma. Jadi “menanam” itu adalah berinvestasi,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/7/2020).

Menanam juga berarti memelihara. Hal ini dapat kita simak dari Sabda Rasulullah Saw, “Barangsiapa menanam pepohonan, dan menjaganya dengan sabar, serta merawatnya hingga berbuah, maka segala sesuatu yang menimpa buah-buahnya akan dianggap sedekah bagi Allah.” (HR. Ahmad).

Dengan demikian, menanam pohon itu adalah investasi dan sedekah. Andai saja pohon itu tidak bebuah, pastikan bahwa kita telah melakukan suatu kebaikan.

“Kita telah berinvestasi sekaligus bersedekah air dan udara segar (oksigen) bagi orang lain. Ini baru investasi menanam pohon,” ujarnya.

Diskusi g serial ini akan diusahakan membatasi diri agar lebih fokus kepada masalah gizi dan kesehatan pada anak, sesuai latar belakang kolaborator penyelenggara diskusi.

Diskusi terselenggara atas kolaborasi:  Komunitas Literasi Gizi (Koalizi), Yayasan Gerakan Masyarakat Sadar Gizi, Literasi Sehat Indonesia (LiSan), Dep. Kesehatan BPP. KKSS, Bakornas LKMI PB. HMI dan www.sadargizi.com .

%d blogger menyukai ini: