<
28 Juli 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Gegara Lockdown, Program Vaksinasi Anak-anak Tak Jalan

2 min read
produk Air Minum Dalam Kemasan yang saat ini diproduksi dalam jumlah besar di Tanah Air. Untuk mengawasi kualitas produknya, BPOM bertugas di post market.
delighted young woman drinking water from glass

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

ARIESKELANACOM – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) membuat pernyataan mengejutkan soal vaksinasi anak-anak. Menurut badan dunia itu, gegara pandemi COVID-19, angka orang tua untuk memvaksinasi anak-anaknya berkurang.

Dalam empat bulan pertama, PBB melihat adanya penurunan tajam imunisasi terhadap difteri, tetanus dan batuk rejan. Ini adalah yang pertama dalam hampir tiga dekade. Dalam survei PBB, lebih dari 80 negara terganggu program vaksinasinya.

Padahal menurut Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus, vaksin adalah alat kesehatan masyarakat yang sangat kuat.

Gangguan itu terkait dengan kurangnya alat pelindung diri bagi petugas kesehatan, pembatasan perjalanan, tingkat staf yang rendah dan keengganan untuk meninggalkan rumah, yang semuanya melihat kebijakan penguncian dan pembatasan jarak.

Hingga Mei tahun ini, setidaknya 30 kampanye vaksinasi campak telah dibatalkan atau berisiko. Padahal, wabah campak sudah meningkat sebelum pandemi melanda, dengan 10 juta orang terinfeksi pada 2018 dan 140.000 kematian, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak.

Ketua Badan PBB yang Mengurus Kebudayaan, Anak-anak, dan Pendidikan (UNICEF) Henriette Fore mengatakan coronavirus telah membuat vaksinasi rutin sebagai “tantangan yang menakutkan”.

Selengkapnya baca Obat Digital.

%d blogger menyukai ini: