Nanti, Memantau Pasien Cukup Dengan Jam Tangan Pintar

Jam Tangan pintar

ARIESKELANACOM – Ilmuwan Universitas Purdue, Indiana, Amerika Serikat, tengah mengembangkan teknologi chip mikro pada perangkat implan dan produk yang dapat dikenakan lainnya seperti jam tangan pintar untuk memantau perkembangan pasien glaukoma dan penyakit jantung.

Chip pemancar frekuensi radio dapat ditanamkan sepenuhnya untuk node sensor nirkabel dan perangkat biomedis.

Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal IEEE Transactions on Circuits and Systems II, dan dilansir di Science Daily (4/8/2020).

Pemancar bekerja dengan cara yang mirip dengan teknologi komunikasi di ponsel dan jam tangan pintar, tetapi pemancar Purdue memiliki tingkat miniaturisasi dan konsumsi energi rendah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sehingga dapat ditanamkan ke dalam mata untuk memantau tekanan bagi pasien glaukoma atau ke orang lain. bagian tubuh untuk mengukur data yang berkaitan dengan fungsi jantung.

“Pemancar adalah bagian integral dari perangkat semacam ini,” kata Hansraj Bhamra, yang menciptakan teknologi saat dia menjadi mahasiswa pascasarjana di Purdue.

“Ini memfasilitasi komunikasi nirkabel antara node sensor atau perangkat biomedis dan aplikasi ponsel pintar. Pengguna cukup mengoperasikan perangkat melalui aplikasi ponsel pintar dan menerima data biofisiologi secara real-time,” sambung Bhamra.

Chip pemancar itu bekerja dengan sensor dalam proses yang mirip dengan cara sensor di mobil pintar dan perangkat Internet of Things lainnya terhubung melalui berbagai komponen komunikasi untuk mencapai tugas seperti mengemudi otomatis.

“Selain berdaya rendah, pemancar kami beroperasi dengan daya nirkabel untuk menggantikan baterai konvensional,” kata Pedro Irazoqui, Profesor Teknik Biomedis Reilly dan profesor teknik listrik dan komputer di Purdue.