<
6 Maret 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Kena Vertigo? Minum Vitamin D dan Kalsium, Ini Alasannya

2 min read
Menurut studi terbaru, Mengkonsumsi vitamin D dan kalsium dua kali sehari dapat mengurangi kemungkinan terkena vertigo lagi
ilustrasi vertigo

ARIESKELANACOM – Mengonsumsi vitamin D dan kalsium dua kali sehari dapat mengurangi kemungkinan Anda terkena vertigo lagi. Itu menurut sebuah studi yang diterbitkan pada 5 Agustus 2020, edisi online Neurology®, jurnal medis dari American Academy of Neurology.

“Studi kami menunjukkan bahwa untuk orang dengan vertigo posisi paroksismal jinak, mengonsumsi suplemen vitamin D dan kalsium adalah cara sederhana dan berisiko rendah untuk mencegah vertigo berulang,” kata Ji-Soo Kim, MD, Ph.D., dari Sekolah Tinggi Kedokteran Universitas Nasional Seoul, Korea Selatan.

“Ini sangat efektif jika Anda memiliki kadar vitamin D yang rendah untuk memulai,” ujarnya seperti dilansir Scitech Daily (5/8/2020).

Vertigo posisi paroksismal jinak terjadi ketika perubahan posisi kepala memberikan sensasi berputar secara tiba-tiba. Vertigo jenis ini merupakan salah satu jenis vertigo yang paling umum dialami.

Sekitar 86% orang yang terkena vertigo jenis ini mengganggu kehidupan sehari-hari mereka atau menyebabkan mereka melewatkan hari-hari di tempat kerja.

Studi ini mengamati 957 orang di negeri ginseng ituKorea dengan vertigo posisi paroksismal jinak yang berhasil diobati dengan gerakan kepala. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok yaitu intervensi dan observasi.

Sebanyak 445 orang dalam kelompok intervensi telah diambil kadar vitamin D mereka pada awal penelitian.

Kemudian, dari jumlah itu, 348 orang dengan kadar vitamin D di bawah 20 nanogram per mililiter (ng / mL) mulai mengonsumsi suplemen dengan 400 unit internasional (IU) vitamin D dan 500 miligram kalsium dua kali sehari.

Sedangkan mereka dengan kadar vitamin D sama dengan atau lebih dari 20 ng / mL tidak diberi suplemen.

Sementara itu, 512 orang dalam kelompok observasi tidak dipantau kadar vitamin D-nya dan mereka tidak mendapat suplemen.

Mereka dalam kelompok intervensi yang mengonsumsi suplemen memiliki tingkat kekambuhan yang lebih rendah untuk episode vertigo setelah rata-rata satu tahun dibandingkan dengan kelompok observasi.

Orang yang mengonsumsi suplemen memiliki tingkat kekambuhan rata-rata 0,83 kali per orang-tahun, lebih rendah dibandingkan dengan 1,10 kali per orang-tahun untuk kelompok observasi, atau penurunan 24% dalam tingkat kekambuhan tahunan.

Menurut si peneliti ada manfaat yang lebih besar bagi mereka yang lebih kekurangan vitamin D pada awal penelitian. Mereka yang memulai dengan kadar vitamin D lebih rendah dari 10 ng / mL mengalami penurunan 45% pada tingkat kekambuhan tahunan.

Sedangkan, mereka yang memulai dengan kadar vitamin D pada 10 hingga 20 ng / mL hanya mengalami penurunan 14%. Sebanyak 38% orang dalam kelompok intervensi mengalami episode vertigo lain, dibandingkan dengan 47% pada kelompok observasi.

“Hasil kami menarik karena sejauh ini, pergi ke dokter untuk meminta mereka melakukan gerakan kepala telah menjadi cara utama kami mengobati vertigo posisi paroksismal jinak,” kata Kim.

“Studi kami menunjukkan pengobatan yang tidak mahal dan berisiko rendah seperti vitamin D dan tablet kalsium mungkin efektif untuk mencegah gangguan yang umum dan sering berulang ini pada vertigo.”

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)