<
3 Maret 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Peneliti Inggris Gunakan Obat Jantung Untuk Atasi COVID-19

2 min read
obat penyakit jantung golongan penghambat Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) dan Angiotensin Receptor Blockers (ARBs) digunakan peneliti Inggris untuk mengobati pasien COVID-19 di sana.
Pasien CoVID yang dirawat

Pasien CoVID yang dirawat

ARIESKELANACOM – Sampai sekarang, para penliti terus berlomba-lomba menggunakan mencari obat yang sudah ada agar bisa digunakan untuk menyembuhkan pasien COVID-19. Maklum sejauh ini belum ada satu pun obat yang diakui organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai obat resmi COVID-19.

Salah satu yang kini dilakukan peneliti adalah obat penyakit jantung golongan penghambat Angiotensin-Converting Enzyme (ACE) dan Angiotensin Receptor Blockers (ARBs). Obat itu sudah diberikan untuk mengobati tekanan darah tinggi, serangan jantung dan diabetes.

Versi obat yang paling populer adalah Ramipril, Losartan, Lisinopril dan Candesartan.

Lebih dari enam juta orang di Inggris meminumnya secara teratur, dan studi baru menunjukkan bahwa mereka dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup virus corona pada pasien yang meminumnya untuk tekanan darah tinggi.

Ilmuwan Inggris, khususnya peneliti di University of East Anglia, percaya akan khasiat obat jantung itu setelah mengumpulkan data dari penelitian sebelumnya yang mengamati 28.872 pasien di rumah sakit dengan Covid-19.

Seperempat pasien memakai penghambat ACE atau ARB, termasuk sepertiga pasien dengan tekanan darah tinggi.

Studi tersebut yang dikutip dari Daily Mail (23/8/2020), menunjukkan bahwa pasien dengan tekanan darah tinggi 33% lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal atau ditempatkan pada ventilator karena COVID-19, jika mereka menggunakan penghambat ACE.

Para ahli mengatakan temuan ini sangat meyakinkan bagi jutaan pasien yang menjalani pengobatan. Sebelumnya, ada kekawatiran dua jenis obat jantung itu dapat memperburuk Covid-19 karena mereka mengurangi tekanan darah dengan meningkatkan tingkat reseptor ACE di permukaan sel pasien. Covid-19 menggunakan reseptor yang sama untuk mengunci sel dan menyerang tubuh.

Anggota peneliti lain Dr Vassilios Vassilioubilang bahwa obat tersebut dapat mengurangi risiko kematian akibat Covid dengan menjaga tekanan darah terkendali dan mengurangi peradangan di tubuh.

Kami sekarang dapat dengan sangat meyakinkan mengatakan bahwa jika Anda diberi resep obat ini, Anda harus terus meminumnya dan itu tidak akan meningkatkan kematian atau peristiwa kritis, bahkan itu bisa menyelamatkan hidup Andam” ujarnya.

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)