<
31 Oktober 2020

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Tak Cuma Bikin Perut Sehat, Probiotik Juga Bikin Langsing

3 min read

Obesitas sentral (Foto: personneltoday.com)

ARIESKELANACOM – Probiotik dapat membantu anak-anak dan remaja dengan obesitas menurunkan berat badan ketika dikonsumsi bersamaan dengan diet yang dikontrol kalori, menurut sebuah penelitian yang dipresentasikan di e-ECE 2020.

Studi tersebut yang dilansir Science Daily (7/9/2020), menemukan bahwa anak-anak obesitas yang menjalani diet terbatas kalori dan diberi probiotik Bifidobacterium breve BR03 dan Bifidobacterium breve B632, menurunkan berat badan lebih banyak dan meningkatkan sensitivitas insulin dibandingkan dengan anak-anak yang hanya menjalani diet. Penemuan ini menunjukkan bahwa suplemen probiotik dan diet kalori terkontrol dapat membantu mengelola obesitas pada populasi yang lebih muda dan mengurangi risiko kesehatan di masa depan, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Obesitas merupakan masalah kesehatan global dan dapat menyebabkan sejumlah kondisi yang mengancam jiwa, seperti diabetes dan penyakit jantung. Perawatan dan pencegahan merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang serius, terutama pada anak-anak dan remaja. Bifidobacteria adalah sekelompok bakteri probiotik yang merupakan bagian dari mikrobioma usus alami dan membantu mencegah infeksi dari bakteri lain, seperti E.coli, dan pencernaan karbohidrat serta serat makanan. Selama pencernaan, mereka melepaskan bahan kimia yang disebut asam lemak rantai pendek, yang berperan penting dalam kesehatan usus dan mengendalikan rasa lapar. Jumlah Bifodobacteria yang rendah dapat mengganggu pencernaan, mempengaruhi asupan makanan dan pengeluaran energi, yang menyebabkan penambahan berat badan dan obesitas.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa suplementasi probiotik dengan Bifidobacteria dapat membantu memulihkan komposisi mikrobioma usus, yang dapat membantu menurunkan berat badan dan dapat menjadi pendekatan potensial untuk manajemen obesitas. Namun, penelitian saat ini menggunakan campuran dari strain probiotik yang berbeda dan tidak meneliti efek pemberian Bifidobacteria saja.

Dr Flavia Prodam dan timnya di Universitas Piemonte Orientale, bertujuan untuk menilai dampak pengobatan probiotik Bifidobacteria pada anak-anak dan remaja dengan obesitas pada diet terkontrol, pada penurunan berat badan dan komposisi mikrobiota usus. 100 anak dan remaja obesitas (6-18 tahun) diberikan diet kalori terkontrol dan secara acak diberikan probiotik Bifidobacterium breve BR03 dan Bifidobacterium breve B632, atau plasebo selama 8 minggu. Analisis klinis, biokimia dan sampel feses dilakukan untuk mengetahui pengaruh suplementasi probiotik terhadap pertambahan berat badan, mikrobiota usus dan metabolisme.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi probiotik mengalami penurunan lingkar pinggang, BMI, resistensi insulin dan E. coli di usus mereka. Efek menguntungkan ini menunjukkan potensi probiotik dalam membantu mengatasi obesitas pada anak-anak dan remaja, saat menjalani pantangan makanan.

“Suplemen probiotik sering diberikan kepada orang-orang tanpa data bukti yang tepat. Temuan ini mulai memberikan bukti kemanjuran dan keamanan dua jenis probiotik dalam mengobati obesitas pada populasi yang lebih muda,” komentar Dr Prodam.

Studi tersebut menunjukkan bahwa suplementasi dengan probiotik dapat mengubah lingkungan mikrobioma usus dan secara menguntungkan mempengaruhi metabolisme, membantu anak-anak atau remaja obesitas yang juga menjalani diet terbatas untuk menurunkan berat badan. Namun, penelitian yang lebih besar dalam periode waktu yang lebih lama diperlukan untuk menyelidiki hal ini.

Dr Prodam menjelaskan, “Langkah selanjutnya untuk penelitian kami adalah mengidentifikasi pasien yang dapat memperoleh manfaat dari pengobatan probiotik ini, dengan tujuan untuk menciptakan strategi penurunan berat badan yang lebih personal. Kami juga ingin menguraikan lebih jelas peran diet dan probiotik pada komposisi mikrobioma. Ini bisa membantu kita untuk memahami bagaimana perbedaan mikrobiota pada orang muda dengan obesitas. “

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)s protected !!
%d blogger menyukai ini: