<
6 Maret 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Ingin Panjang Umur? Rutin Makan Sambel

2 min read
Menurut studi terbaru, seseorang yang mengonsumsi cabai dapat hidup lebih lama dan memiliki risiko kematian yang berkurang secara signifikan akibat penyakit kardiovaskular atau kanker.

Foto: abasto.com

ARIESKELANACOM – Menurut studi terbaru, seseorang yang mengonsumsi cabai dapat hidup lebih lama dan memiliki risiko kematian yang berkurang secara signifikan akibat penyakit kardiovaskular atau kanker. Studi tersebut terungkap dalam Sesi Ilmiah American Heart Association 2020.diadakan secara virtual, Jumat (13/11/2020). Paparan itu dilansir oleh Science Daily yang terbit di hari yang sama.

Studi itu memperkuat riset sebelumnya  yang menunjukkan bahwa makan cabai memiliki efek pengaturan anti-inflamasi, antioksidan, antikanker dan glukosa darah karena capsaicin, yang memberi cabai karakteristik bumbu ringan hingga intens saat dimakan.

Untuk menganalisis efek cabai pada semua penyebab dan kematian penyakit kardiovaskular, peneliti menyaring 4.729 studi dari lima database kesehatan global terkemuka (Ovid, Cochrane, Medline, Embase dan Scopus). Analisis terakhir mereka mencakup empat studi besar yang mencakup hasil kesehatan bagi peserta dengan data tentang konsumsi cabai.

Catatan kesehatan dan pola makan lebih dari 570.000 orang di Amerika Serikat, Italia, China, dan Iran digunakan untuk membandingkan hasil dari mereka yang mengonsumsi cabai dengan mereka yang jarang atau tidak pernah makan cabai.

Dibandingkan dengan individu yang jarang atau tidak pernah makan cabai, analisis menemukan bahwa orang yang makan cabai memilikipenurunan relatif 26% dalam mortalitas kardiovaskular. Lalu, penurunan relatif 23% dalam kematian akibat kanker; dan penurunan relatif 25% dalam semua penyebab kematian.

“Kami terkejut menemukan bahwa dalam studi yang diterbitkan sebelumnya, konsumsi cabai secara teratur dikaitkan dengan pengurangan risiko keseluruhan dari semua penyebab, CVD dan kematian akibat kanker. Ini menyoroti bahwa faktor makanan mungkin memainkan peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan,” kata Bo Xu, ketua peneliti yang merupakan ahli penyakit  jantung di Institut Jantung, Vaskular & Thoracic Klinik Cleveland di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat.

Namun, demikian bukan berarti, kata Xu,  makan lebih banyak cabai dapat memperpanjang hidup dan mengurangi kematian, terutama dari faktor kardiovaskular atau kanker.

Selain iu, Xu mengatakan bahwa ada beberapa batasan untuk jenis penelitian ini. Empat studi yang ditinjau termasuk data kesehatan spesifik terbatas pada individu atau faktor lain yang mungkin mempengaruhi temuan.

Peneliti juga mencatat bahwa jumlah dan jenis cabai yang dikonsumsi bervariasi di antara penelitian, sehingga sulit untuk menarik kesimpulan tentang seberapa banyak, seberapa sering dan jenis cabai yang dikonsumsi dapat dikaitkan dengan manfaat kesehatan.

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)