<
2 Maret 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Lingkungan Sekitar Ibu Bisa Mempengaruhi Usia Anak Setelah Lahir

2 min read
Keberhasilan lingkungan harus diperhatikan si ibu hamil. Karena ini dapat mempengaruhi anak setelah lahir. Anak bakalan berumur pendek.

Foto: afophs.wordpress.com

ARIESKELANACOM – Lingkungan yang disediakan oleh ibu selama perkembangan embrio memiliki konsekuensi besar pada kesehatan dan umur kehidupan di kemudian hari.

Hal ini dapat muncul melalui efek penuaan sel yang seringkali diperkirakan dengan panjang telomer. Telomer adalah penutup ujung pelindung kromosom dan panjangnya merupakan penanda ‘usia biologis’.

Sementara telomer biasanya memendek seiring bertambahnya usia, telomere pendek pada usia tertentu memprediksi risiko penyakit dan kematian yang lebih tinggi.

Paparan prenatal terhadap hormon stres ibu serta ketidakstabilan selama perkembangan embrio sebelumnya ditemukan mengakibatkan telomer pendek, yaitu penuaan sel yang dipercepat.

Seperti dikutip Science Daily (23/11/2020) sebuah studi baru yang didanai oleh Academy of Finland dan Turku Collegium for Science and Medicine memanipulasi paparan pranatal terhadap hormon tiroid ibu menggunakan injeksi telur pada model unggas.

“Biologi telomer manusia lebih mirip dengan biologi telomer burung dibandingkan model laboratorium tradisional. Pada manusia dan burung, panjang telomer diukur dengan cara invasif minimal dari sampel darah kecil,” kata Peneliti Kolegium Antoine Stier dari University of Turku (Finlandia), yang juga penulis utama artikel penelitian.

Sementara penulis penelitian memiliki alasan untuk mengharapkan telomer yang lebih pendek pada anak ayam yang lahir dari telur yang disuntik dengan hormon tiroid.

Tapi mereka cukup terkejut menemukan bahwa anak ayam tersebut benar-benar menunjukkan telomer yang lebih panjang tepat setelah lahir.

“Berdasarkan penurunan alami panjang telomer yang diamati dengan usia pada populasi penangkap lalat berkerah yang sama, kami memperkirakan bahwa anak ayam yang menetas dari hormon tiroid yang disuntikkan telurnya sekitar 4 tahun ‘lebih muda saat lahir’ daripada anak ayam yang menetas dari telur kontrol,” tambah Peneliti Kolegium Suvi Ruuskanen.

Meskipun mekanisme molekuler yang mendasari efek tersebut masih harus ditemukan, temuan baru menunjukkan bahwa hormon tiroid prenatal mungkin memiliki peran dalam menentukan ‘usia biologis’ saat lahir.

“Mempertimbangkan minat dan kontroversi seputar uji coba terapi gen pada manusia untuk memperpanjang telomer sebagai terapi anti penuaan, penemuan ini membuka jalan potensial untuk lebih memahami pengaruh pemanjangan telomer pada model hewan,” kata Stier.

Penelitian ini dilakukan pada populasi terpantau jangka panjang dari penangkaran flycatcher kerah liar di pulau Gotland, dan mengandalkan kolaborasi ekstensif dengan Universitas Uppsala (Swedia), Lyon, Glasgow dan Aberdeen.

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)