Ini Dampak Pandemi COVID-19 Pada Kejiwaan Remaja


ARIESKELANACOM – Pandemi COVID-19 tidak hanya menimbulkan banyak orang yang jatuh sakit dan meningkat terpapar COBVID-19. Pandemi ini juga berdampak bagi perekonomian keluarga dan negara, Dan yang tak kalah mengerikan, pandemi bisa menganggu kejiwaaan orang terutama pada remaja.

Sebuah studi baru telah mengidentifikasi faktor risiko awal yang memprediksi meningkatnya kecemasan pada orang dewasa muda selama pandemi virus corona (COVID-19). Dalam studi yang diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Child and Adolescent Psychiatry, melibatkan 291 peserta yang telah diikuti dari masa balita hingga dewasa muda sebagai bagian dari studi yang lebih besar tentang perkembangan temperamen dan sosioemosional.

Di situ, para periset menemukan bahwa peserta yang terus menunjukkan karakteristik temperamen yang disebut penghambatan perilaku di masa kanak-kanak lebih cenderung mengalami disregulasi kekhawatiran pada masa remaja (usia 15), yang pada gilirannya memprediksi kecemasan yang meningkat selama bulan-bulan awal pandemi COVID-19 ketika para peserta. berada di usia dewasa muda (sekitar usia 18 tahun).

“Orang sangat berbeda dalam cara mereka menangani stres,” kata Daniel Pine,  seorang penulis studi dan kepala Seksi Institut Nasional Kesehatan Mental (NIMH), Amerika Serikat, seperti dikutip Science Daily (10/3/2021). “Studi ini menunjukkan bahwa tingkat ketakutan anak-anak memprediksi seberapa besar stres yang mereka alami di kemudian hari ketika mereka menghadapi keadaan sulit, seperti pandemi.”

Riset ini dapat membantu memprediksi siapa yang paling berisiko mengembangkan kecemasan selama peristiwa kehidupan yang penuh tekanan di awal masa dewasa dan menginformasikan pencegahan dan upaya intervensi.