<
22 April 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Hati-hati, Kulit Anda Jadi Tempat Hidup Bakteri Mematikan Ini

2 min read
Jangan anggap sepele bakeri Streptococcus pyogenes. Sebab bakteri kerap tinggal di kulit manusia dan bisa menimbulkan infeksi pada manusia. Jika masuk ke dalam tubuh, kuman tersebut bisa menyebab infeksi darah atau sepsis

ARIESKELANACOM – Jangan anggap sepele bakeri Streptococcus pyogenes. Sebab bakteri kerap tinggal di kulit manusia dan bisa menimbulkan infeksi pada manusia. Jika masuk ke dalam tubuh, kuman tersebut bisa menyebab infeksi darah atau sepsis. Ini adalah jenis keracunan darah yang bisa mengakibatkan kematian. Untuk itu kulit perlu nutri dan perawatan.  adalah salah satu bakteri penyebab terpenting dari infeksi kulit manusia.

lalu bagaimana bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh? Tim internasional yang dipimpin oleh Osaka University, Jepang, bekerja sama dengan Keio University, Jepang, dan University of California San Diego, AS, telah menemukan cara organisme penyakit ini memperoleh nutrisi dari permukaan kulit. Pengetahuan ini dapat mengarah pada pendekatan terapeutik baru untuk mengatasi infeksi.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Cell Reports – dikutip oleh Science Daily (31/3/2021) – memperlihatkan bahwa  beberapa bakteri memecah arginin (asam amino – salah satu penyusun protein) melalui jalur biokimia bernama jalur arginine deaminase (ADI).

Nah, S. pyogenes dapat bertahan hidup menggunakan arginin bahkan saat kekurangan glukosa. Ketika kekurangan gula, bakteri tadi menghapus gen bakteri (bernama arcA) yang mengkode enzim pertama di jalur ADI. Di situ bakteri S. pyogenes kehilangan kemampuan menginfeksi kulit manusia, sehingga aman bagi kulit manusia.

Ketika arginin disuplai, jalur ADI dari S. pyogenes diaktifkan tetapi ada juga perubahan luas pada ekspresi gen. Bakteri itu kemudian mengeluarkan racun.  “Kami menunjukkan bahwa arginin dari filaggrin yang berasal dari stratum korneum adalah substrat kunci untuk jalur ADI S. pyogenes,” kata ketua peneliti Yujiro Hirose.

“Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam memahami bagaimana S. pyogenes bertahan di kulit,” jelas Dr. Hirose. “Kami berharap penelitian kami akan mengarah pada strategi pengobatan baru: jika kami dapat memblokir metabolisme arginin di S. pyogenes, itu harus membatasi kelangsungan hidup dan virulensi patogen.”

Ini berarti apa pun kondisi kulit manusia, bakteri tersebut tetap ada. Jadi waspadalah!

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)
%d blogger menyukai ini: