<
25 Juli 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Jangan Terlalu Sering Minum Minuman Bernergi, Ini Risikonya

2 min read
Banyak anak berusia muda belakangan ini terkena gagal jantung yang biasanya terjadi orang lansia. Kejadian itu terjadi karena mereka kebiasaan menenggak minuman berenergi melebihi batas normal, seperti mengonsumsi 4 kali sehari.

ARIESKELANACOM – Gagal jantung kini tak hanya milik orang yang berusia lanjut. Salah satu jenis penyakit kardiovaskular juga bisa mengintai orang muda usia. Ini bisa terjadi jika mereka terlalu sering mengonsumsi minuman ringan atau menuman berenergi. Sebab, menurut laporan kasus yang dipublikasi dalam Jurnal BMJ Case Reports, ada seorang 21 tahun yang dirawat karena gagal jantung. Rupanya mereka mengakui mengonsumsi 4 kaleng minum berenergi 4 kaleng sehari sejak dua tahun terakhir.

Laporan ini menambahkan semakin banyak bukti yang dipublikasikan tentang, dan meningkatnya kekhawatiran tentang, potensi bahaya jantung dari minuman ini, kata para penulis, seperti dilansir Scitech Daily (15/4/2021).

Pria muda tersebut dilarikan ke ruang perawatan intensif (ICU)setelah mengalami sesak napas progresif selama 4 bulan, sesak saat berbaring (ortopnea), dan penurunan berat badan.

afein plus taurin (protein) dan berbagai bahan lainnya. Dia mengatakan dia telah melakukan ini selama sekitar 2 tahun terakhir.

Dia juga ingat bahwa dia pernah mengalami gangguan pencernaan, tremor, dan jantung berdebar-debar di masa lalu, tapi dia tak segera berobat. Dalam 3 bulan sebelum dia dirawat di rumah sakit, dia terpaksa menghentikan studi universitasnya karena dia merasa sangat tidak sehat dan lesu.Tes darah, scan, dan pembacaan EKG mengungkapkan bahwa dia menderita gagal jantung dan ginjal, cukup parah untuk menjamin dia dipertimbangkan untuk transplantasi organ ganda.

Meskipun ia kemungkinan masih memerlukan transplantasi ginjal, karena kondisi yang tidak terkait, gejala dan fungsi jantungnya meningkat secara signifikan dengan pengobatan obat dan setelah ia berhenti minum minuman berenergi sepenuhnya. “Namun, sulit untuk memprediksi perjalanan klinis dari pemulihan atau potensi kekambuhan,” para penulis di jurnal itu.

Ini hanya satu laporan kasus, tetapi ada beberapa artikel lain serta ulasan artikel yang menyoroti kekhawatiran yang meningkat tentang potensi kerusakan sistem kardiovaskular dari minuman energi.

Stimulasi berlebihan pada sistem saraf simpatis oleh kafein mungkin menjadi faktor penyebabnya; Minuman berenergi juga diketahui dapat meningkatkan tekanan darah dan dapat memicu kelainan irama jantung, kata penulis, melalui penjelasan atas temuan yang dipublikasikan hingga saat ini.

“Peringatan yang jelas harus diberikan tentang potensi bahaya kardiovaskular dari konsumsi minuman energi dalam jumlah besar,” ucap para penulis tadi.

“Menurut saya harus lebih ada kesadaran tentang minuman berenergi dan efek isinya,” tambah subjek laporan kasus ini. “Saya yakin mereka sangat adiktif dan terlalu mudah diakses oleh anak-anak.

%d blogger menyukai ini: