<
6 Mei 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Penderita Hipertensi Disarankan Berpuasa, Ini Saran Ilmuwan AS

2 min read
Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa bukan semata-mata memberikan manfaat bagi umatnya dari segi agama, tetap juga berguna bagi kesehatan. Salah satunya manfaat bagi penderita hipertensi. Yaitu menurunkan tekanan darah tinggi, kok bisa?
Puasa Perpanjang Umur

Puasa Perpanjang Umur (Dok: innovatovefitness.com

ARIESKELANACOM – Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa bukan semata-mata memberikan manfaat bagi umatnya dari segi agama, tetap juga berguna bagi kesehatan. Salah satunya manfaat bagi penderita hipertensi. Yaitu menurunkan tekanan darah tinggi, kok bisa?

Menurut penelitian yang dilakukan David J Durgan, dari Baylor College of Medicine, Amerika Serikat, bahwa gangguan mikrobiota usus dapat berdampak buruk bagi tekanan darah.

“Penelitian sebelumnya dari lab kami telah menunjukkan bahwa komposisi mikrobiota usus pada model hewan hipertensi, seperti model SHRSP (tikus rawan stroke hipertensi spontan), berbeda dengan pada hewan dengan tekanan darah normal,” kata Durgan.
Durgan dan rekan-rekannya mengacu pada penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa puasa adalah salah satu pendorong utama komposisi mikrobiota usus dan pemacu efek kardiovaskular yang menguntungkan.

Bekerja dengan model SHRSP dari hipertensi spontan dan tikus normal, para peneliti membentuk dua kelompok. Satu kelompok memiliki SHRSP dan tikus normal yang diberi makan dua hari sekali, sedangkan kelompok lainnya disebut kontrol, memiliki SHRSP dan tikus normal dengan ketersediaan makanan tidak dibatasi.

Sembilan minggu setelah percobaan dimulai, para peneliti mengamati bahwa, seperti yang diharapkan, tikus dalam kontrol SHRSP memiliki tekanan darah lebih tinggi jika dibandingkan dengan tikus kontrol normal. Menariknya, pada kelompok yang berpuasa dua hari sekali, SHRSP tikus mengalami penurunan tekanan darah secara signifikan jika dibandingkan dengan tikus SHRSP yang tidak berpuasa.

“Selanjutnya, kami menyelidiki apakah mikrobiota terlibat dalam penurunan tekanan darah yang kami amati pada tikus SHRSP yang berpuasa,” kata Durgan.

Para peneliti mentransplantasikan mikrobiota tikus yang telah berpuasa atau diberi makan tanpa batasan ke tikus bebas kuman, yang tidak memiliki mikrobiota sendiri.

“Mendukung temuan ini, kami menemukan bahwa melengkapi hewan dengan asam kolat, asam empedu primer, juga secara signifikan menurunkan tekanan darah pada model SHRSP hipertensi,” kata Durgan.

Secara keseluruhan, penelitian tersebut menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa puasa intermiten dapat bermanfaat dalam hal mengurangi hipertensi dengan membentuk kembali komposisi mikrobiota usus dalam model hewan. Penelitian ini juga memberikan bukti bahwa disbiosis usus berkontribusi pada hipertensi dengan mengubah pensinyalan asam empedu.

error: Maaf Jangan Dicopy ya:)
%d blogger menyukai ini: