<
25 Juli 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Cukup rutin Makan Buah 2 Porsi Sehari, Jauh Dari Diabetes

2 min read
Sebuah studi baru menemukan orang yang mengonsumsi dua porsi buah per hari memiliki peluang 36 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari setengah porsi. Penelitian ini dipublikasikan di Jurnal Endokrinologi & Metabolisme Klinis Masyarakat Endokrin.
Buah Alpukat cegah diabetes

Buah Alpukat cegah diabetes

ARIESKELANACOM – Sebuah studi baru menemukan orang yang mengonsumsi dua porsi buah per hari memiliki peluang 36 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari setengah porsi. Penelitian ini dipublikasikan di Jurnal Endokrinologi & Metabolisme Klinis Masyarakat Endokrin.

“Kami menemukan orang yang mengonsumsi sekitar 2 porsi buah per hari memiliki risiko 36 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2 selama lima tahun ke depan dibandingkan mereka yang mengonsumsi kurang dari setengah porsi buah per hari,” kata penulis studi Nicola Bondonno. Ph.D., dari Institut Penelitian Nutrisi Universitas Edith Cowan di Perth, Australia seperti dilansir Science Daily (2/6/2021).

. “Kami tidak melihat pola yang sama untuk jus buah. Temuan ini menunjukkan bahwa pola makan dan gaya hidup sehat yang mencakup konsumsi buah utuh adalah strategi yang bagus untuk menurunkan risiko diabetes Anda.”

Para peneliti mempelajari data dari 7.675 peserta dari Australian Diabetes, Obesity and Lifestyle Study dari Baker Heart and Diabetes Institute yang memberikan informasi tentang asupan buah dan jus buah mereka melalui kuesioner frekuensi makanan. Mereka menemukan peserta yang makan lebih banyak buah utuh memiliki peluang 36 persen lebih rendah terkena diabetes dalam lima tahun. Para peneliti menemukan hubungan antara asupan buah dan penanda sensitivitas insulin, yang berarti bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak buah harus memproduksi lebih sedikit insulin untuk menurunkan kadar glukosa darah mereka.

“Hal ini penting karena tingginya kadar insulin dalam sirkulasi (hiperinsulinemia) dapat merusak pembuluh darah dan tidak hanya terkait dengan diabetes, tetapi juga tekanan darah tinggi, obesitas, dan penyakit jantung,” kata Bondonno.

Hasil studi ini tentu menggembirakan karena banyak penderita diabetes. Sekitar 463 juta orang dewasa di seluruh dunia hidup dengan diabetes pada tahun 2019, dan pada tahun 2045 jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 700 juta.

Diperkirakan 374 juta orang berada pada peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2, bentuk paling umum dari penyakit ini. Pola makan dan gaya hidup yang sehat dapat memainkan peran utama dalam menurunkan risiko diabetes seseorang.

%d blogger menyukai ini: