Ini Bahayanya Bagi Pasien Diabetes Yang Kurang Tidur


ARIESKELANACOM – Penderita diabetes tak boleh sembarangan. Tidurnya harus cukup sekitar 6-8 jam per hari. Jangan sampai kurang tidur. Sebab, berdasarkan hasil penelitian tim Universitas Surrey dan Universitas Northwestern, penderita diabetes yang mengalami masalah tidur memiliki risiko kematian sebesar 87%. Riset ini melibatkan hampir setengah juta warga Inggris yang memiliki penyakit diabetes.

Dilansir dari Fox News, Kamis (10/06/2021), partisipan yang melaporkan masalah tidur memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi, lebih tua, dan memiliki kemungkinan lebih besar berkulit putih, perempuan, perokok aktif, dan mengalami depresi dan diabetes. Sementara 2% peserta sering mengalami gangguan tidur dan menderita diabetes. Sementara, hampir 70% tidak menghadapi masalah ini, dan 3% menderita diabetes tetapi memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Selama 8,9 tahun, para peneliti mencatat 19.177 kematian dan sekitar 3.800 kematian dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular.

“Diabetes dikaitkan dengan 67% peningkatan risiko kematian. Namun, kematian penderita diabetes bisa karena kompleksitas masalah tidur, sehingga meningkat [kasusnya] menjadi 87% ,” ucap Profesor Universitas Northwestern, Kristen Knutson.

Oleh karena itu, Kristen mengingatkan dokter yang merawat penderita diabetes untuk memantau gangguan tidur dan mempertimbangkan perawatan yang sesuai. Penelitian lain menyebutkan, kualitas tidur yang cukup adalah kunci dalam mengelola stres, melindungi kesehatan mental, mengatur suasana hati dan memproses emosi, serta mendukung sistem kekebalan tubuh.

“Dokter harus menangani masalah tidur sama seriusnya dengan faktor risiko lainnya. Perlu bekerja sama dengan pasien untuk mengurangi risiko secara keseluruhan,” tuturnya.