<
25 Juli 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Camkan, Ini Pertanyaan Yang Harus Anda Ajukan Kepada Apoteker Ketika Membeli Obat

2 min read
Mendapatkan resep obat dari dokter dan menebusnya di apotek mungkin sudah biasa dilakukan. Idealnya, penyedia layanan kesehatan seperti apoteker tidak sekadar memberikan obat sesuai resep, tetapi juga membahas efek samping obat dan hal-hal lain yang perlu diperhatikan.
suasana apotek

harga obat, COVID-19, industri farmasi, vaksin

ARIESKELANACOM – Mendapatkan resep obat dari dokter dan menebusnya di apotek mungkin sudah biasa dilakukan. Idealnya, penyedia layanan kesehatan seperti apoteker tidak sekadar memberikan obat sesuai resep, tetapi juga membahas efek samping obat dan hal-hal lain yang perlu diperhatikan.

Apoteker dan wakil presiden Express Scripts Pharmacy, Susan Peppers, RPh, membagikan lima pertanyaan dasar yang sebaiknya ditanyakan kepada apoteker sebelum menebus obat. Pertama, “apakah obat ini bisa mengganggu kerja vitamin dan suplemen yang saya minum?”. Pertanyaan pertama ini penting agar tidak terjadi reaksi yang bentrok di tubuh.

“Bicaralah dengan apoteker tentang semua obat yang Anda minum, terutama ketika Anda diberi resep obat baru untuk memastikan bahwa obat atau suplemen non-resep akan mengganggu obat Anda,” kata Peppers dikutip dari Lifehacker.com (28/6/2021)

Pertanyaan kedua, “Saya minum banyak obat. Apa yang perlu saya ketahui?”. Apoteker tidak dapat memberikan informasi akurat tentang resep obat yang akan ditebus jika kita tidak memberi tahu obat apa saja yang sedang dikonsumsi saat ini.

“Jika Anda menggunakan beberapa obat untuk kondisi kronis, Anda harus berbicara dengan apoteker setiap kali ada perubahan pada rezim pengobatan Anda untuk memeriksa potensi interaksi obat-obat, tumpang tindih pengobatan atau kesenjangan dalam perawatan,” imbuh Peppers.

Pertanyaan ketiga terkait dengan resep obat yang akan ditebus, “Apakah obat ini menimbulkan kantuk?”. Pasalnya, banyak obat yang menimbulkan efek samping seperti pusing dan mengantuk yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan di rumah. Seorang apoteker idealnya bisa memberikan tips tetap aman mengonsumsi obat selama di rumah.

Pertanyaan keempat, “Saya kadang lupa minum obat. Apa pengingat yang dapat digunakan?”. Pertanyaan ini khususnya berlaku jika pasien tinggal seorang diri di rumah dan tidak ada yang bisa mengingatkan. Peppers mengatakan bahwa apoteker biasanya akan menyarankan alat digital, seperti aplikasi pengingat untuk mencegah lupa minum obat.

Terakhir, pertanyaan yang berhubungan dengan harga obat. “Apakah ada pilihan yang lebih terjangkau untuk resep saya?”. Jangan lupa tanyakan alternatif lain dari obat-obatan yang tercantum di resep, apakah ada versi generiknya?

“Obat resep bisa sangat mahal—terutama tanpa asuransi kesehatan. Jadi, jika Anda tidak mampu membeli resep Anda, tanyakan apoteker Anda apakah ada pilihan lain—seperti obat generik, obat formularium yang lebih murah, atau kode diskon,” tutup Peppers.

%d blogger menyukai ini: