<
25 Juli 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Jangan Kaget, Kopi dan Sayuran Bisa Cegah Penularan COVID-19

2 min read
Sebuah studi baru di Northwestern Medicine menunjukkan, konsumsi kopi dan makan banyak sayuran dapat melindungi diri dari paparan virus COVID-19. Selain itu, ternyata mengurangi konsumsi daging olahan dan kandungan ASI bisa meningkatkan imunitas tubuh.
Minum Kopi Cegah Diabetes

Minum Kopi Cegah Diabetes

ARIESKELANACOM – Sebuah studi baru di Northwestern Medicine menunjukkan, konsumsi kopi dan makan banyak sayuran dapat melindungi diri dari paparan virus COVID-19. Selain itu, ternyata mengurangi konsumsi daging olahan dan kandungan ASI bisa meningkatkan imunitas tubuh.

Para peneliti tersebut melakukan penelitian menggunakan data populasi untuk meneliti peran asupan makanan tertentu dalam pencegahan COVID-19. Hasilnya, nutrisi dari makanan yang dikonsumsi berpengaruh signifikan terhadap kekebalan tubuh.

Profesor Preventive Medicine di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg, Marilyn Cornelis mengatakan, sistem kekebalan menjadi kunci dalam kerentanan dan respons individu terhadap penyakit menular termasuk COVID-19.

“Selain mengikuti pedoman yang saat ini berlaku untuk memperlambat penyebaran virus, kami memberikan dukungan untuk cara lain yang relatif sederhana di mana individu dapat mengurangi risiko mereka dan itu adalah melalui diet dan nutrisi,” jelas Cornelis dilansir dari news.northwestern.edu (19/7/2021).

Berdasarkan hasil penelitian yang baru-baru ini diterbitkan di jurnal Nutrients menunjukkan, mengonsumsi satu cangkir atau lebih kopi per hari dikaitkan dengan sekitar 10 persen penurunan risiko COVID-19 dibandingkan dengan yang meminum kopi kurang dari satu cangkir per hari. Konsumsi sayuran setidaknya 0,67 porsi per hari (dimasak atau mentah, tidak termasuk kentang) dikaitkan dengan risiko infeksi COVID-19 yang lebih rendah. Konsumsi daging olahan sedikitnya 0,43 porsi per hari dikaitkan dengan risiko COVID-19 yang lebih tinggi. Bayi yang disusui dengan ASI terbukti mengurangi risiko 10 persen dibandingkan dengan tidak disusui.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan vaksin sebagai cara paling efektif untuk mencegah penyakit COVID-19, terutama penyakit parah dan kematian. Vaksin COVID-19 juga mengurangi risiko orang menyebarkan virus penyebab COVID-19.

Sejauh ini, sebagian besar penelitian COVID-19 berfokus pada faktor individu yang dinilai setelah tes COVID-19 positif. Individu dengan sistem kekebalan yang cenderung rendah seperti orang tua dan mereka yang memiliki penyakit penyerta termasuk penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes, dan obesitas, lebih mungkin mengalami hasil COVID-19 yang parah.

“Kopi adalah sumber utama kafein, tetapi ada juga lusinan senyawa lain yang berpotensi mendasari asosiasi pelindung yang kami amati,” imbuh Cornelis.

Hingga saat ini penelitian masih akan terus dikembangkan. Ia berharap dapat menggunakan informasi dari penelitian ini untuk mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana diet dan nutrisi menawarkan perlindungan dari berbagai penyakit.

%d blogger menyukai ini: