<
25 Juli 2021

AriesKelanaCom

Info Dokter dan Pusat Layanan Kesehatan

Agar Berat Badan Lekas Turun, Konsumsi Obat Perlu Diimbangi Pola Diet Sehat

2 min read
Berdasarkan studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open, penelitian Klinik Cleveland Amerika menunjukkan, efektivitas mengonsumsi obat penurun berat badan dan menjalani pola diet sehat untuk mengatasi obesitas.
teknologi baru supaya anak bisa menelan obat

teknologi baru supaya anak bisa menelan obat (Foto: health.harvard.edu)

ARIESKELANACOM – Berdasarkan studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open, penelitian Klinik Cleveland Amerika menunjukkan, efektivitas mengonsumsi obat penurun berat badan dan menjalani pola diet sehat untuk mengatasi obesitas.

Penelitian ini melibatkan 200 orang dewasa dengan obesitas (indeks massa tubuh 30 atau lebih) yang terdaftar dalam Rencana Kesehatan Karyawan Klinik Cleveland pada rentang waktu Januari 2019 dan Mei 2020. Sebagai bagian dari rencana kesehatan, peserta memiliki akses ke program manajemen berat badan yang komprehensif.

Pasien diberi resep satu dari lima obat yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk pasien berat badan kronis yaitu orlistat, lorcaserin, phentermine/topiramate, naltrexone/bupropion, dan liraglutide 3.0 mg. Riset ini mengelompokkan pasien yang diberikan obat dan pola diet sehat, sedangkan kelompok lainnya hanya menjalani pola diet sehat dan hanya mengonsumsi obat.

Hasil penelitian memperlihatkan, peserta yang memiliki akses obat anti-obesitas rata-rata mengalami penurunan berat badan signifikan dalam jangka waktu 12 bulan sebanyak 7,7%. Berbeda dengan kelompok yang hanya diberikan obat, hanya mengurangi berat badan sebesar 5%. Untuk kelompok yang menjalani pola diet sehat, mengalami penurunan berat badan sebanyak 4,2%.

“Banyak pasien melihat peningkatan kesehatan mereka ketika mereka kehilangan 5% dari berat badan mereka. Berdasarkan hasil penelitian kami, akses terhadap obat anti-obesitas yang dikombinasikan dengan program pengaturan berat badan multidisiplin memberikan pengobatan yang lebih efektif dibandingkan dengan program pengaturan berat badan tanpa akses ke obat-obatan ini,” kata salah satu peneliti yang juga merupakan ahli endokrinologi Cleveland Clinic, Kevin M. Pantalone, dilansir dari MedicalXPress, Rabu (21/07/2021).

Program penurunan berat badan menjadi penting mengingat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa lebih dari 42% orang dewasa AS mengalami obesitas. Kelebihan berat badan bisa memicu diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Selain itu, CDC juga melaporkan dampak ekonomi dari obesitas pada sistem perawatan kesehatan AS. Perkiraan biaya perawatan medis penyakit ini di Amerika Serikat mewakili US$147 miliar.

%d blogger menyukai ini: