Dengan Hanya Minum Air Putih, Gagal Jantung Bisa Menjauh

Minum air putih (Foto: georgiantravelguide.com)
General

Siapa sangka, ternyata risiko gagal jantung dapat dicegah dengan cara sederhana. Salah satunya, menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, alias banyak minum air putih.

Berdasarkan hasil penelitian Institut Jantung, Paru, dan Darah Nasional Maryland, Amerika Serikat, ada kaitan antara konsentrasi natrium dalam tubuh pada responden usia paruh baya. Hal ini mengindikasikan tingkat hidrasi dalam tubuh yang terkait dengan diagnosis gagal jantung.

Hasilnya, orang yang jarang minum air putih akan memiliki konsentrasi natrium dalam tubuh yang dapat meningkatkan risiko gagal jantung.

Selain itu, peneliti pun menemukan hubungan antara kadar hidrasi dalam tubuh dengan penebalan dinding ruang pompa utama jantung, atau yang disebut juga dengan istilah hipertrofi ventrikel kiri, salah satu penyebab gagal jantung.

Penelitian yang dilakukan melibatkan 15.792 orang dewasa dengan rentang usia 44 hingga 66 tahun. Kesimpulan penelitian menyebutkan bahwa setiap 1 mmol (milimol per liter)/l natrium serum di usia paruh baya dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertrofi ventrikel kiri dan gagal jantung.

Ahli Gizi dan penulis buku berjudul “30-Minute Weight Loss Cookbook”, Mandy Enright, MS, RDN, RYT, menuturkan bahwa cairan dalam tubuh berperan penting dalam membentuk komposisi darah. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, termasuk melancarkan peredaran darah dan tekanan darah, serta meningkatkan fungsi jantung.

“Juga, mengonsumsi air yang cukup membantu mengencerkan kadar natrium dalam darah,” tambahnya. “Jika ada terlalu banyak natrium dalam darah, ini dapat menyebabkan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, atau gagal jantung,” jelas Enright dilansir dari situs Eat This, Not That (12/9/2021).

Lalu, berapa jumlah air yang harus kita konsumsi dalam sehari? U.S. National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine merekomendasikan jumlah asupan cairan harian yang ideal untuk pria sekitar 3,7 liter, sedangkan wanita memerlukan 2,7 liter cairan setiap hari. 

Tidak hanya minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi, Enright juga menyarankan beberapa minuman lain yang bisa menghidrasi tubuh. Di antaranya seperti teh rendah kafein tanpa gula, susu rendah lemak, air soda, hingga cairan dari buah-buahan dan sayuran yang dikonsumsi. 

Jika bosan meminum air putih, Enright menyarankan untuk mengonsumsi buah-buahan seperti beri, mentimun, dan meminum air lemon. Memasukkan rempah ke dalam minuman seperti daun mint juga bisa menyegarkan sekaligus membuat kita tidak bosan minum air.